Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapatkan gelar jenderal kehormatan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi, pada Selasa (26/2/2024). Pemberian gelar ini kemudian ramai dibahas mengingat jejak karir Prabowo Subianto yang disebut diberhentikan setelah peristiwa Reformasi 1988.
Selain Prabowo Subianto berikut deretan para tokoh yang tentu berpangkat militer yang juga mendapatkan gelar jenderal kehormatan.
Melansir sejumlah sumber, gelar jenderal kehormatan memang diatur dalam sistem kemiliteran Indonesia. Sistem ini mengatur mengenai sistem kepangkatan khusus.
Juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan jika pemberian pangkat tersebut dikarenakan alasan atas dedikasi dan kontribusi Prabowo di dunia militer dan pertahanan.
Meski demikian Direktur Imparsial Gufron Mabruri menilai jika pemberian pangkat kehormatan menjadi aneh karena Prabowo diberhentikan dari dinas militer secara tetap atas dugaan keterlibatan kasus penculikan dan penghilangan aktivis pro-demokrasi pada 1997 sampai 1998.
Alasan penguat lainnya, ialah Prabowo juga ditetapkan sebagai pelanggar HAM berat dalam kasus penculikan dan penghilangan paksa oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.
Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid berpendapat perlu adanya waspada dengaan upaya impunitas maupun pencucian kontroversi masa lalu melalui pemberian pangkat kehormatan.
Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia Mayor Jenderal R. Nugraha Gumilar menerangkan terkait pemecatan Prabowo dari dinas militer yang disebutkan jika Prabowo tidak pernah dipecat namun dengan diksi "diberhentikan dengan hormat dan mendapatkan hak pensiun".
Dasar hukum pangkat kehormatan diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 1959 yang kemudian sudah tidak ada lagi setelah klausul mengenai hal tersebut yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 1959 dihapuskan. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1990 yang ditetapkan oleh Presiden Soeharto sebagai penggantinya.
Baca Juga: Momen Jokowi Beri Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan untuk Prabowo
Berikut peneriman gelar jenderal kehormatan (HOR):
1. Soesilo Soedarman (jenderal kehormatan, 17 Maret 1993)
2. Achmad Tahir (jenderal kehormatan, 16 Februari 1998)
3. Agum Gumelar (jenderal kehormatan, 1 November 2000)
4. Luhut Binsar Pandjaitan (jenderal kehormatan, 1 November 2000)
5. Susilo Bambang Yudhoyono (jenderal kehormatan, 15 November 2000)
6. Hari Sabarno (jenderal kehormatan, 1 Oktober 2004)
7. A.M. Hendropriyono (jenderal kehormatan, 1 Oktober 2004)
8. Prabowo Subianto (jenderal kehormatan, 28 Februari 2024)
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Mertua Prabowo: 7 Bulan Setelah Dapat Bintang Lima, Soeharto Dilengserkan
-
Intip Gaji Prabowo Sebagai Jenderal Kehormatan Bintang 4, Dapat Uang Pensiun?
-
Momen Jokowi Beri Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan untuk Prabowo
-
Zainal Arifin Mochtar Diduga Sindir Jokowi Soal Pemberian Bintang 4 Untuk Prabowo
-
Sisi Tak Terungkap Prabowo Saat di Kopassus Dibongkar Mantan Gubernur Jakarta
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter