Suara.com - Bendaraha Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni diisukan bakal maju di Pilgub DKI Jakarta. Kabar tersebut muncul usai anggota DPR RI itu mengomentari poster Ridwan Kamil yang bertuliskan 'Otw Jakarta'.
Sembari tersenyum, dia menyebut Ridwan Kamil bukanlah lawan yang sulit baginya di Pilkada DKI Jakarta.
Dalam podcast milik komedian Abdel Achrian, Ahmad Sahroni mengungkapkannya ingin menjadi presiden.
"Jadi orang bilang kalau lu jadi presiden, ya lu harus jadi gubernur dulu. Ya udah kalau nggak lewat gubernur nggak jadi presiden, nggak apa-apa juga. Nggak mesti yang kita inginkan selalu dapat," ujarnya dikutip pada Kamis (29/2/2024).
Dia kemudian menyinggung mengenai pemberitaan dirinya dengan Ridwan Kamil yang dikaitkan Pilgub DKI Jakarta.
"Kalaupun sekarang lagi ramai-ramai bersamaan dengan Ridwan Kamil, kebetulan Ridwan Kamil teman gue juga. Itulah akhirnya gua ungkapin sesuatu kepada publik kenapa Ridwan Kamil terlalu mudah buat gue," katanya.
Menurut Ahmad Sahroni, kalau hanya seorang Ridwan Kamil bukan lawan yang sulit. Justru sosok yang sulit dilawan baginya ialah seorang anak presiden.
"Karena kalau perlawanan dengan Ridwan Kamil. Dia bukan anak presiden. Kenapa gua bilang terlalu mudah kecuali gua lawannya anak presiden, itu sulit gue," katanya.
"Karena apa, fasilitasnya pasti akan dipakai untuk anaknya itu yang makanya gue bilang Ridwan Kamil terlalu muda buat gue," imbuhnya.
Sahroni kemudian menyentil Gibran Rakabuming Raka yang bisa terpilih mencalonkan sebagai Cawapres. "Cawapres Gibran saja yang nggak tahu apa-apa jadi tuh. Emang dia mesti tahu juga Indonesia. Lah ini nggak ada bisa jadi," ungkapnya.
Kebetulan Gibran sudah ditakdirkan menjadi anak presiden. "Itu dia namanya garis tangan kebetulan garis tangannya dia anaknya presiden kalau gua kan nggak jadi agak susah kalau gua," ungkapnya.
Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Prabowo Jangan Sampai Jadi Beban Keuangan Negara
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Suara.com dan PLN Kupas Tuntas Kendaraan Listrik di Jabar, Ini Fakta Terbarunya
-
500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
-
Kemensos Akan Bagikan Jadup Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Banjir Sumatra Pekan Ini
-
PDIP Dukung Pernyataan Dasco: Pemimpin Harus Cetak Keberhasilan Sebelum Pikirkan Periode Kedua
-
Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasto PDIP: Penegak Hukum Jangan Jadi Alat Kekuasaan
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras