Suara.com - Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, telah menetapkan AZ (59) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Kurungan Nyawa III, Kecamatan Buay Madang, pada tahun anggaran 2019-2020.
Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP Hamsal, yang berada di Martapura, menyatakan bahwa AZ adalah mantan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Kurungan Nyawa III di kabupaten tersebut.
AZ, atau Azhari, ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan setelah melalui proses penyidikan yang cukup berlangsung.
"Tersangka terbukti melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan DD yang berasal dari APBN," kata AKP Hamsal dalam keterangan yang diterima Suara.com via Antara.
Dia mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan Laporan Polisi (LP) -A /13/IX/2023/SPKT Satuan Reserse Kriminal Polres OKUT/Polda Sumsel pada 18 September 2023.
Penyelidikan terhadap kasus ini melibatkan sebanyak 77 saksi, tiga saksi ahli, termasuk ahli hukum pidana, ahli Intakindo, dan ahli BPKP.
Selain itu, berbagai bukti surat dan dokumen pun telah disita sebagai alat bukti dalam kasus tersebut.
Berdasarkan hasil audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Selatan bahwa dalam kasus ini menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp356.580.686 pada bidang pembangunan desa selama periode 2019-2020.
"Tersangka melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," tegasnya.
Baca Juga: Kompolnas: Berasaskan Keadilan, Sepatutnya Firli Bahuri Ditahan
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Mbak Sri Rahayu? Mantan Koruptor yang Bikin Arteria Dahlan Terancam Gagal ke Senayan
-
Eks Menpora Imam Nahrawi Bebas Bersyarat dari Lapas Sukamiskin Bandung
-
Mengejutkan! Andhi Pramono Pakai Rekening Petugas Kebersihan Buat Terima Gratifikasi
-
Sudah 100 Hari Jadi Tersangka, Sejumlah Eks Pimpinan KPK Datangi Mabes Polri Desak Tahan Firli Bahuri!
-
Kompolnas: Berasaskan Keadilan, Sepatutnya Firli Bahuri Ditahan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan