Suara.com - Politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni membongkar alasan kenapa dirinya menganggap eks Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sangat mudah jika sama-sama bersaing di Pilkada DKI Jakarta 2024 mendatang.
Hal itu terbongkar saat dirinya berbincang dengan pelawak Abdel Achrian. Video itu viral usai diunggah akun instagram @lambe_danu.
Dalam video itu, mulanya Ahmad Sahroni mengungkap alasan dirinya menganggap enteng Ridwan Kamil jika maju di Pilkada DKI.
- Dapat Suara Tertinggi di PAN Dapil Jabar 4, Desy Ratnasari Terancam Tak Lolos ke Senayan, Kok Bisa?
- Emosi Kalah, Caleg Subang Nyalakan Petasan dan Bongkar Jalan, Dedi Mulyadi Turun Tangan
Sahroni mengatakan, bahwa alasan termudah melawan Ridwan Kamil di Pilkada DKI 2024 jika keduanya maju, karena suami Atalia Praratya bukan anak pejabat negara.
Tak hanya itu saja, dia juga menganggap bahwa Ridwan Kamil merupakan teman baik sejak lama.
"Sekarang lagi rame-rame, bersamaan dengan Ridwan Kamil. Kebetulan Ridwan Kamil temen gue juga. Itulah akhirnya, gua ungkapin sesuatu kepada publik gitu. Kenapa Ridwan Kamil terlalu mudah buat Gue, karena kalo berlawanan dengan seorang ridwan Kamil, dia kan bukan anak Presiden," katanya pada video tersebut, Minggu (3/3/2024).
Menurut Sahroni, jika Ridwan Kamil merupakan anak presiden, otomatis kesulitan akan diperoleh dirinya, lantaran semua fasilitas pasti akan dipakai untuk sang anak.
Pada video itu juga Sahroni diduga melakukan sindiran kepada Cawapres Gibran Rakabuming Raka lantaran lolos pada bursa penjaringan untuk cawapres lantaran usia dan pengalaman belum memenuhi syarat.
"Kenapa, karena fasilitasnya pasti dipakai buat anaknya. Pokoknya seorang Cawapres Gibran gak tahu apa-apa jadi," sindirnya.
Sebelumnya, nama politikus Partai Golkar Ridwan Kamil ramai menjadi perbincangan terkait Pilgub DKI Jakarta.
Baca Juga: Kecantikan Selvi Ananda Dipuji Netizen, Tanggapan Datar Gibran Jadi Omongan: Cuek tapi Ugal-ugalan
Mantan Gubernur Jawa Barat tersebut santer dikabarkan bakal maju sebagai salah satu kandidat.
Pilgub DKI Jakarta mulai memanas setelah saling balas antara Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni dan Ridwan Kamil di media sosial.
Sahroni sembari bercanda menyindir tak takut melawan Ridwan Kamil jika benar ikut bertarung di Pilgub Jakarta.
Karier politik Ridwan Kamil dimulai di Pilwali Bandung. Dia terpilih menjadi wali kota periode 2013-2018. Setelah itu maju di Pilgub Jawa Barat dan menjabat sebagai gubernur periode 2018-2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?