Suara.com - Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut kasus pengeroyokan yang dilakukan anggota Brimob Polda Sumatera Utara terhadap anggota Kodam I/BB tidak akan mengganggu sinergitas TNI-Polri.
"Kami yakinkan Polri dengan TNI bersinergi selalu, menjaga keamanan dan ketertiban," kata Trunoyudo kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).
Polda Sumatera Utara, kata Trunoyudo, juga telah melakukan upaya penyelesaian terkait adanya kejadian tersebut.
Di sisi lain, TNI-Polri menurut Trunoyudo juga terus bersinergi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat.
"Tentu langkah-langkah oleh kapolda, kapolres, dalam rangka meningkatkan sinergi itu tetap dilakukan sampai kapanpun,” ujarnya.
Tempuh Jalur Damai
Sebelumnya anggota Kodam I/BB berinisial Prada NA dikabarkan dianiaya oleh anggota Brimob Polda Sumatera Utara. Peristiwa penganiayaan ini terjadi di Jalan Tengku Amir Hamzah, Binjai, Sumatera Utara, pada Rabu (28/2) lalu.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Rico Siagian menyebut keributan tersebut dipicu adanya kesalahpahaman usai insiden serempetan mobil di jalan.
Kasus tersebut menurut Rico juga telah diselesaikan secara kekeluargaan usai kedua belah pihak bersepakat berdamai.
Baca Juga: Duar...! Ledakan di Mako Brimob Surabaya Gara-gara Ini
"Sudah berdamai," kata Rico kepada wartawan Minggu (3/3).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional