Suara.com - Artis sekaligus publik figur, Fedi Nuril tampaknya masih menjadi sasaran serang dari pendukung yang mengaku pendukung paslon 02. Menilik di twitter pribadinya, Fedi memperlihatkan bagaimana pendukung paslon 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menginginkan operasi petrus muncul lagi.
Mungkin pernyataan dari pendukung ini terkesan tidak serius, namun netizen menyayangkan jika masih ada yang menginginkan operasi militer dilakukan pada masyarakat sipil tak bersenjata.
Di twitter miliknya, Fedi memperlihatkan bagaimana pendukung yang mengaku pendukung 02 ini memberikan pernyataan yang tidak menyenangkan.
"Di IG gue ada yang komen kaya gini. Sayang kalau gak di-share di sini Apakah pendukung 02 di X punya harapan yang sama dengan beliau?," tanya Fedi Nuril.
Dia kemudian memperlihatkan bagaimana pernyataan pendukung 02 sebelumnya yang menginginkan saat Prabowo memimpin penantangnya akan berakhir.
"Kami dari pendukung 02 berharap, nanti pak Prabowo jadi Era Suharto, biar orang-orang penentang Pemerintahan wassalam," ucapnya.
Bahkan pendukung yang mengaku pendukung 02 ini berharap jika operasi petrus yang terjadi di era pemerintahan Soeharto dapat dimunculkan lagi.
Tidak lain, kemuculannya ialah untuk bisa menghabisi penentang dan pengkritik Pemerintah. "Petrus di jaman pak Harto harusnya diadakan lagi, buat orang-orang kaya gini (Fedi Nuril,red)," ucapnya.
Tweet Fedi Nuril ini kemudian ramai dikomentari netizen yang menyayangkan pendukung 02 tidak memahami operasi militer petrus yang sesungguhnya dijalankan.
Baca Juga: Bagus Banget, Souvenir Pernikahan Prabowo dan Titiek Soeharto Jadi Sorotan: Mau Dipakai Sayang
Operasi petrus sendiri ialah operasi yang dijalankan di Era Soeharto sebagai bentuk penghakiman tanpa melalui proses hukum.
Diartikan juga sebagai penembakan misterius yang menjadi suatu operasi rahasia pada orang-orang yang dinilai sebagai pelaku kejahatan akan dihakimi tanpa melalui proses hukum (pengadilan).
Berita Terkait
-
Program Makan Siang Gratis Bakal Pakai Dana BOS, Wapres Beri Pesan Penting Ini
-
Bagus Banget, Souvenir Pernikahan Prabowo dan Titiek Soeharto Jadi Sorotan: Mau Dipakai Sayang
-
Intip Rekam Jejak Amien Rais: Dulu Bapak Reformasi, Kini Cuma Bisa 5 Detik Ketemu Prabowo
-
AHY Ungkap Satu Permintaan yang Diajukan Saat Bertemu Prabowo
-
Menakar Loyalitas Prabowo Sebagai Presiden Pada Jokowi, Putus Tengah Jalan?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan