Suara.com - Pesawat Lion Air yang terbang dari Bandara Karel Sadsuit Tubun, Maluku Tenggara dengan tujuan Bandara Pattimura Ambon, terpaksa dialihkan mendarat di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (8/3/2024).
Pengalihan tersebut dilakukan lantaran Bandara Internasional Pattimura Ambon sempat ditutup sementara karena pesawat Hercules Rajawali 27 melakukan Return To Base (RTB) akibat technical problem.
"Kami dari Tual, yang sedianya landing di Ambon jam 12.30 WIT, tapi katanya Bandara Ambon ditutup karena pesawat militer ada rusak," kata seorang penumpang pesawat Lion Air saat mendarat di Manado kepada Terasmaluku.com-jaringan Suara.com, Jumat (8/3/2024).
Penumpang itu mendapat informasi bila pesawat yang ditumpangi baru akan kembali ke Bandara Pattimura Ambon sekira pukul 16.00 WIT.
Sementara itu, Humas Angkasa Pura Bandara Pattimura Ambon, Ismi membenarkan kejadian itu. Berdasarkan informasi yang diterima dari tower, pesawat Hercules Rajawali 27 yang terbang dari Ambon tujuan Makassar mengalami gangguan teknis hingga terpaksa kembali ke Bandara Pattimura Ambon.
"Kami mendapatkan informasi dari tower bahwa Hercules Rajawali 27 rute Ambon ke Makassar RTB (Return To Base) karena technical problem, yang saat ini sudah landing di Bandar Udara Pattimura Ambon tanpa permasalahan apapun dan kondisi operasional penerbangan sudah beroperasi dengan normal.
Ia kemudian menyarankana agar menghubungi pihak Lanud Pattimura.
"Adapun informasi lebih lanjut dapat menghubungi pihak Lanud Pattimura Ambon," katanya kepada Terasmaluku.com.
Sementara itu, Kadispen Lanud Pattimura, Sugito tidak berbicara banyak saat dikonfirmasi.
Baca Juga: TNI AU Siapkan Dua Pesawat Hercules untuk Kirim Bantuan Indonesia ke Gaza Hari Sabtu
Ia hanya menyatakan bahwa saat ini, aktivitas bandara sudah kembali normal.
"Pesawat sudah landing, bandara sudah dibuka kembali," katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima, pesawat Lion Air yang dialihkan mendarat ke Manado, kembali ke Bandara Pattimura Ambon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
Terkini
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal
-
Nasib Selat Hormuz dan Pasokan Minyak Dunia Bergantung Pada Respon Iran Terhadap Proposal AS
-
ASN Jakarta Malas Kerja Usai WFA Siap-siap Disanksi, Pramono Anung: Tak Ada Keringanan!
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat