Suara.com - Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi berbagai hujatan dari publik.
Hal ini disampaikannya di kanal YouTube Uncle Alvin n Love yang kemudian cuplikan videonya diunggah ulang oleh Dahnil Anzar di akun media sosial X miliknya.
Awalnya Alvin Adam menanyakan kunci Dahnil Anzar dan Prabowo Subianto dalam menghadapi hujatan dari publik.
"Kuncinya sabar," kata Dahnil dilihat Minggu (10/3/2024).
Dirinya mengungkapkan kalau Prabowo Subianto memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi hujatan.
"Pak Prabowo lebih sabar," ungkap Dahnil.
Dahnil menyampaikan berbagai macam hujatan disampaikan publik kepada Prabowo, bahkan ada yang personal.
"Anda bayangkan beliau bertarung secara politik tapi tetap maju, dihujat dan macam-macam tapi tetap sabar. Banyak hal mulai dari hinaan secara personal kemudian berbagai ancaman segala macam, hinaan, itu luar biasa dialami pak Prabowo," cetusnya.
Dahnil menjelaskan kalau dirinya yang merupakan Jubir Prabowo juga sering menjadi sasaran hujatan terutama dari media sosial.
"Jadi saya ini jadi samsak publik. Makanya itu salah satu latihan olahraga saya itu latihan tinju. Jadi mau mukul (hujat) Pak Prabowo mukulnya si Dahnil saja," jelasnya.
"Dan kalau iseng saya jawab, kalau nggak sempat dijawab ya saya biarkan begitu," sambung Dahnil.
Dahnil berpesan menjadi pejabat publik harus siap dihujat dan sabar menghadapi hujatan merupakan rasa cinta kepada publik.
"Kalau kita mau menjadi publik pilihan kita ya harus siap dihujat. Nah apa, rasa cinta kita kepada publik ya kesabaran itu, sabar itu adalah bagian dari rasa cinta kita," katanya.
Meskipun publik yang menghujat terkadang tidak paham, Dahnil Anzar menyampaikan kalau pejabat tetap harus menerima dengan sabar.
"Kalau gak mau dihujat oleh publik, even mereka gak paham ,jangan mau jadi pejabat publik," tukasnya.
Berita Terkait
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Bebas Aktif atau Bebas Selektif? Menyoal Kursi Indonesia di Forum Trump
-
Prabowo Tidak Peduli Palestina? Kritik Analis Celios soal RI Gabung Dewan Perdamaian
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra