Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sindiran keras kepada orang-orang yang sering mengkritik pemerintah tanpa dasar.
Ia meminta, kritikan harus diberikan untuk sama-sama membangun Indonesia. Bukan hanya sekedar menjelek-jelekan.
"Jadi saya berharap kita semua harus bangga jadi orang Indonesia. Kita kritik bangsa kita, tapi kritik yang membangun. Jangan kritik merasa semua jelek, kalau jelek pindah aja kau dari Indonesia," ujarnya dalam potongan video yang viral di media sosial TikTok @evanbaron12 pada Selasa (12/3/2024).
Luhut mengaku kesal dengan orang yang sering mengkritik pemerintah, tapi pernah menduduki kursi jabatan.
"Saya suka kesel juga kadang-kadang, bilang ini kurang, ini kurang, akau tanya juga ku lihat dulu waktu dia jadi pejabat, tak jelas juga," ujarnya.
Luhut mengungkap, mengkritik di era sekarang akan terekam jelas. Menurutnya jejak digital akan sulit dihapus.
"Sekarang jejek digital kamu kan kelihatan, jangan sambong lah kau, bicara-bicara kritik, kau juga mencuri waktu kau menjabat," ucapnya.
Mantan anggota TNI itu meminta semua pejabat harus menjadi contoh untuk masyarakat.
"Kita jadi pejabat harus berikan contoh, seperti pak Jokowi," ujar Luhut Binsar Pandjaitan.
Baca Juga: Gegara Taylor Swift, Luhut Mau Bikin Konser Tandingan, Ogah Kalah dari Singapura
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban