Suara.com - Cuaca buruk yang terjadi di Bali beberapa waktu belakangan ini memang dinilai tidak baik untuk wisata air seperti laut dan danau. Seperti yang terjadi di danau Bratan di Bedugul, Bali ini pada Rabu (13/3) kemarin.
Biasanya dalam keadaan cuaca normal, danau yang menjadi salah satu destinasi terkenal di Pulau Dewata ini tampak indah dan airnya pun tak sampai naik ke daratan. Namun dalam video ini airnya sampai ke dataran dan bisa berbahaya bagi pengunjung yang berdiri di pinggir danau tersebut.
Video ini diambil oleh akun ST Tamanmagendra yang diunggah ulang oleh akun @denpasar.viral.
“MIH RATU. Beginilah kondisi di Danau Beratan, Bedugul, Rabu (13/3) kemarin. Mohon waspada cuaca buruk ya semeton,” tulis akun tersebut.
Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem di wilayah Bali pada 13-15 Maret 2024.
"Masyarakat diminta tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti angin kencang, gelombang tinggi, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," kata Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, Selasa (14/3/2024).
Warganet pun turut berkomentar soal keadaan ini.
“Yaihh... 2 minggu lalu kesn. Lihat itu aliran air kering. Skng naik airnya,” ujar @eka***
“baru kemarin kesana ujan deras , kabut tebal ,motor macet , tambah lagi keabisan bensin btw makasi buat mas" yang udah nolongin aku kemarin,” ujar @elsa**
Baca Juga: Usai Hari Raya Nyepi, Bandara Bali Kedatangan Pesawat Pertama dari Hongkong
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang