Ben-Gvir menuduh Rami al-Halhouli, anak berusia 12 tahun itu, sebagai "teroris".
Tidak jauh dari kantor polisi tempat menteri berbicara, pada Rabu (13/3), Rawia al-Halhouli sedang duduk di ruang tamunya dikelilingi oleh teman, kerabat, dan pelayat yang menangis datang satu per satu untuk memberikan penghormatan.
Di luar halaman, ayah Rami yang bernama Ali (60 tahun), sedang duduk bersama keluarga dan teman-temannya. Dia tidak mampu menahan air matanya selama lebih dari beberapa menit.
“Saya bertanya kepada Anda, seorang anak berusia 12 tahun, bagaimana dia bisa menjadi teroris?” kata Ali.
"Dia sedang berpuasa dan berbuka, lalu keluar rumah dan bermain dengan anak-anak lain. Ini bulan Ramadan, mereka pantas menyalakan kembang api. Mereka sedang bermain," ujar Ali.
Ali berkata, Rami adalah anak yang baik. “Dia pandai di sekolah, dia pintar, dia membantu tetangga kami. Ini adalah lingkungannya dan dia tidak pernah pergi lebih jauh. Dia bukan pembuat onar.”
Menurutnya, pasukan Israel yang membunuh Rami “hanya orang yang mengikuti perintah.
“Itu semua benar-benar perintah yang berasal dari Ben-Gvir,” kata Ali.
“Dia tidak akan membiarkan warga Palestina merasakan perdamaian.” katanya.
Baca Juga: Klarifikasi Soal Palestina Aman, Gus Iqdam Kembali Dikritik Publik
Berita Terkait
-
Klarifikasi Soal Palestina Aman, Gus Iqdam Kembali Dikritik Publik
-
Ivan Gunawan Diam-diam Kirim Truk Bantuan ke Palestina: Actionnya Nyata!
-
Disambut dengan Rasa Bahagia, Bantuan Kemanusiaan Ivan Gunawan ke Palestina Telah Tiba di Gaza
-
Jumat Malam, 13 Warga Gaza Meninggal Diberondong Pesawat Tempur Israel
-
Ini Daftar Merk Kurma Asal Israel yang Diharamkan MUI
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah