Suara.com - Alfamart Alfagift kembali membagikan paket buka puasa gratis untuk duafa. Dalam Ramadan ini, dibagikan total lebih dari 35.000 paket buka puasa selama bulan puasa.
Dengan dukungan Bebelac, Heinz ABC, Bank Aladin Syariah dan Aqua, Warteg Gratis "Berbagi Kebaikan" dilaksanakan di 34 kota-kabupaten di Indonesia, dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, yang bertujuan untuk memberikan makanan berbuka yang sehat dan higienis.
Corporate Communications GM Alfamart, Rani mengungkapkan, Warteg Gratis "Berbagi Kebaikan" telah empat tahun berjalan, yaitu sejak 2021. Kegiatan ini konsisten membagikan paket buka puasa bagi para duafa.
Jika ditotal sejak 2021, tidak kurang dari 100.000 paket buka puasa sudah dibagikan.
“Program ini bisa meringankan saudara duafa kita, yang beribadah puasa namun dalam kondisi yang serba terbatas. Setidaknya dengan paket buka puasa yang dibagikan, bisa membawa manfaat sehingga puasa yang dijalankan menjadi berkah,” jelasnya.
Bukan itu saja, pemilik warung makan pun juga terbantu, karena program ini menggandeng warung makan lokal di tiap kota-kabupaten di bulan Ramadan. Warteg Gratis Berbagi Kebaikan ini berdampak bagi banyak pihak, tidak hanya warga yang membutuhkan dan kaum duafa saja, tapi juga pemilik warung makan.
Rani berharap program ini bisa bermanfaat.
“Semoga benar-benar memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, terlebih di bulan penuh pahala ini. Tentu terima kasih kepada pendukung, Bebelac, Heinz ABC, Bank Aladin Syariah dan Aqua atas kolaborasi ini,” katanya.
Kegiatan sosial ini disambut sangat baik. Seperti di warung makan Kharisma Bahari di Purwokerto, Jawa Tengah. Setiap hari menjelang buka puasa, puluhan duafa mengatre untuk mendapatkan paket buka puasa.
Baca Juga: Netizen Kaget Alfamart Menjamur di Filipina, Ini Profil Djoko Susanto Sang Pemilik
Nenek berusia 75 tahun, Siti Masitoh, juga ikut mendapatkan paket buka puasa dari pelaksanaan di Purwokerto ini.
"Saya ke sini, karena diberitahu ada pembagian paket buka puasa gratis. Saya hanya tinggal berdua dengan suami, usia sudah 85 tahun, sehingga sangat terbantu, karena tidak perlu masak lagi untuk buka puasa," ungkapnya.
Begitu pula warung makan Rehan di Gorontalo, Sulawesi Utara. Tak sampai 10 menit, puluhan paket buka puasa yang disiapkan habis dibagikan.
Hasan (52) satu di antara penerima menu berbuka puasa di Gorontalo tersebut mengatakan terbantu dengan ada pembagian makanan tersebut.
"Alhamdulillah, semoga berkah," katanya.
Berita Terkait
-
Gelar Buka Puasa Ramadan Bersama Jurnalis, Astra Kedepankan SATU Indonesia Awards
-
Takjil Gratis in Friday Digelar di Muhammadiyah Rawamangun, Banyak Bagi-Bagi Ilmu dan Hadiah
-
7 Amalan Ringan Berpahala Besar di Bulan Ramadhan: Mudah Dikerjakan, Ganjaran Masuk Surga
-
7 Potret Kekompakan Keluarga Ayu Ting Ting Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Muhammad Fardhana
-
'Kenyang Bodoh' karena Kalap Saat Buka Puasa, Cegah dengan Makanan Ini Ya!
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO
-
Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi
-
Polda Metro Jaya Bakal Kembalikan Berkas Perkara Tudingan Ijazah Palsu Usai Periksa Jokowi di Solo
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi