Suara.com - "Jakarta, Jakarta, mayday, mayday, Speedbird 9. Kami kehilangan keempat mesin," suara panik Kapten Eric Moody meluncur di radio dalam penerbangan pesawat British Airways 747, pada 24 Juni 1982.
Malam itu tanpa temaram sinar bulan, adalah malam paling mencekam yang dialami 247 penumpang dan 15 kru pesawat British Airways 747 yang terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Perth, Australia.
Pesawat yang mereka tumpangi kehilangan daya gerak akibat empat mesinnya mati mendadak. Posisi pesawat berada di langit Jakarta.
Matinya mesin diakibatkan tersumbat abu vulkanik yang menyembur dari Gunung Galunggung. Ya pada malam itu Gunung Galunggung meletus.
Abu panasnya membuat pesawat British Airways kehilangan kendali. Keempat mesin jet menyala putih, menyemburkan api, dan berhenti.
Pertunjukan api St Elmo yang paling intens, suatu bentuk listrik atmosfer yang bersinar biru, menari-nari di kaca depan pesawat.
Para penumpang yang belum sadar apa yang sedang terjadi awalnya merasa kagum melihat pertunjukan kilatan cahaya aneh itu.
Baru setelah Kapten Eric Moody memberikan pengumuman semuanya sadar: Hidup mereka berada di ujung tanduk.
“Hadirin sekalian, ini kapten Anda yang berbicara. Kami punya masalah kecil. Keempat mesin telah berhenti. Kami melakukan yang terbaik untuk mengendalikan mereka. Saya yakin Anda tidak terlalu tertekan,” begitu isi pengumuman Kapten Eric yang langsung membuat suasana pesawat seketika hening.
Baca Juga: Eric Moody Wafat, Pilot yang Menyelamatkan 262 Nyawa dari Sapuan Abu Galunggung
“Mengerikan,” kata seorang penumpang Arthur Ewen, dari Scarborough, menggambarkan perasaannya dalam wawancara tahun 2012 ini dikutip dari https://www.airlineratings.com/.
“Itu masih mempengaruhi saya dan Shirley hingga saat ini. Kabin sepi, orang-orang berdoa. Kami hanya berpelukan dan berpegangan tangan.”
Penumpang dan awak pesawat menghadapi penderitaan selama 42 menit sebelum 747 mendarat di Jakarta.
Sementara di ruang kokpit, para kru dihadapkan pada serangkaian tombol yang membingungkan dan lampu peringatan berwarna kuning. Mereka melihat kecepatan udara melambat dan menurunkan pesawat 747 dengan lambat.
“Kami sama sekali tidak tahu apa yang terjadi,” kata Kapten Moody. “Kami harus berpikir di luar kebiasaan – itu sangat membingungkan.”
Pada ketinggian 26.000 kaki, peringatan tekanan kabin dibunyikan dan kru mengenakan masker. Namun topeng FO terlepas di tangannya, memaksa Kapten Moody turun secara darurat.
Berita Terkait
-
Eric Moody Wafat, Pilot yang Menyelamatkan 262 Nyawa dari Sapuan Abu Galunggung
-
Profil Kevin Osmond: Suami Grace Natalie Punya Karier Mentereng, Kini Istrinya Berpotensi Maju Pilkada DKI
-
Ada SPBU Nakal di Rest Area Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Isi 40 Liter Cuma Masuk 30 Liter
-
Naik 7%, AP I Layani 5,1 Juta Penumpang Pesawat Selama Februari 2024
-
Syuting saat Proses Cerai, Ria Ricis Sering Kena Semprot Sutradara, Nah Lho Kenapa?
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Krisis Ekonomi Ubah Tradisi Idul Adha di Negara Ini, Harga Kurban Gila-Gilaan
-
Niat Baik Berujung Petaka! Melerai Cekcok Sopir Taksi, Pemuda di Kemayoran Malah Dikeroyok Pemabuk
-
AS Serang Iran Saat Negosiasi Damai Berjalan, Timur Tengah di Ambang Ledakan
-
10 Serangan dalam 30 Menit! Rudal-rudal Israel Tewaskan 11 Warga Lebanon
-
Tabungan Nikah Rp83 Juta Ludes! Pemilik WO Jaktim Diburu Polisi Usai Tipu Calon Manten
-
KRL Tangerang Lumpuh Sore Ini: Kereta Mogok di Tengah Jalur, Penumpang Terjebak
-
TNI Ikut Buru Begal di Jakarta, PMJ Tegaskan Penanganan Hukum Tetap di Polisi
-
Darurat Mafia Tanah, BPN Banjarbaru Dilaporkan ke Ombudsman Buntut Sengketa di Jalan Aneka Tambang
-
Lebaran di Penjara, 52 Koruptor Muslim di Rutan KPK Diizinkan Salat Iduladha dan Terima Keluarga
-
RS Pondok Indah Hingga Binus Masuk Daftar, Nekat Beroperasi Tanpa SLF