Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, persoalan kabinet memang sudah sudah mulai dibicarakan beberapa kali. Hal ini ia ketahui langsung dari Prabowo Subianto.
"Jadi apa yang dikatakan Gibran kepada pak presiden terpilih Pak Prabowo itu mungkin saja, tapi bahwa persoalan kabinet sudah mulai diomongkan beberapa kali, memang saya denger dari Pak Prabowo," kata Muzani usai acara silaturahmi dan buka puasa bersama TKN di Jakarta, Senin (25/3/2024).
Kata dia, meski sudah mulai dibicarakan beberapa kali, pembahasan kabinet tersebut belum mengerucut terhadap nama-nama menteri. Begitu pula pembahasan dengan partai-partai politik yang belum dilakukan.
Pembahasan baru di lingkup internal dengan pembicaraan terbatas.
"Ya beberapa kali Pak Prabowo ngomong-ngomong, tapi ngomong terbatas aja gak terlalu dalem," kata Muzani.
Sementara itu, Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka memastikan, sebagai wakil presiden terpilih, tentu dirinya juga akan diajak ngobrol tentang penyusunan kabinet oleh Prabowo Subianto.
"Pasti," kata Gibran usai hadir di acara silaturahmi dan buka puasa bersama TKN di The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2024).
Bahkan, diakui Gibran, pembicaraan antara dirinya dengan Prabowo terkait kabinet sudah dilakukan sejak kemarin-kemarin.
"Dah lama dari kemarin-kemarin. Sudah dibicarakan dari kemarin-kemarin," katanya.
Baca Juga: Gibran Ngaku Sudah Diajak Prabowo Bicara Soal Kabinet Baru, Jokowi Kapan?
"Nanti, nanti ya," sambungnya.
Sebelumnya, Gibran menegaskan penyusunan kabinet sepenuhnya hak prerogatif Prabowo Subianto sebagai presiden terpilih.
Penegasan itu menjawab kabar Presiden Jokowi ikut terlibat dalam penyusunan kabinet mendatang.
"Pak Prabowo yang akan menentukan ya," kata Gibran.
Meski begitu, diakui Gibran, pihaknya kemungkinan akan meminta masukan dari Jokowi. Tetapi, ia menegaskan kembali, keputusan akhir ada di tangan Prabowo.
"Ya mungkin masukan, tapi penentuannya di Pak Prabowo ya," ucap Gibran.
Berita Terkait
-
Sengketa Pilpres 2024 di MK, Ini Strategi Tim Pembela Prabowo-Gibran Tangkis Dalil-dalil Kubu Lawan
-
Prabowo-Gibran Siapkan 45 Pengacara untuk Hadapi Sengketa Hasil Pilpres di MK
-
Tim Pembela Prabowo-Gibran Sebut Permohonan Sengketa Pilpres Paslon 01 dan 03 di MK Cacat Formil
-
Bantah Jokowi Titipkan Nama-nama Menteri, Gibran: Keputusan di Prabowo
-
Prabowo Ajak Surya Paloh Gabung Koalisi, Gibran: Bisa Jadi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS