Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan 28,4 juta orang dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bakal melakukan mudik lebaran Idulfitri 1445 Hijriah. Angka ini merupakan prediksi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan dari angka tersebut, 20,5 juta orang diperkirakan akan mudik menggunakan kendaraan pribadi.
Sementara 70,9 juta pemudik sisanya akan memakai kendaraan roda empat dan dua.
"Terkait arus mudik dari hasil proyeksi rekan-rekan dari badan kebijakan transportasi Kemenhub, untuk wilayah Jabodetabek akan ada lebih kurang 7,9 juta masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum dari total 28,4 juta yang akan mudik," ujar Syafrin kepada wartawan, Senin (1/4/2024).
Syafrin menuturkan mudik lebaran tahun ini para pemudik tetap paling banyak menggunakan kendaraan pribadi.
"Artinya begitu jumlah ini yang akan mudik, mayoritas otomatis akan tetap didominasi oleh kendaraan roda empat, kemudian roda dua, dan selebihnya angkutan umum," ucapnya.
Sebagai bentuk persiapan mengantar pemudik, Syafrin menyebut pihaknya menggelar ramp check gratis untuk seluruh bus yang akan berangkat. Diharapkan nantinya tak akan ada masalah yang membahayakan pada bus saat di perjalanan.
"Untuk ramp check jadi seluruh bus gratis itu harus dipastikan memenuhi persyaratan teknis dan kelayakan jalan melalui pemeriksaan inspeksi keselamatan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!
-
KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Usut Penyebab Blackout Sumatra, Bareskrim Periksa Bukti Sutet Putus di Jambi
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
BGN Segera Susun Bank Menu, Pengawas Gizi Kini Tak Pusing Lagi
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
-
Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat