Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono rajin melakukan kegiatan turun bertemu warga alias blusukan. Hal ini rutin dilakukan Presiden Joko Widodo alias Jokowi saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI tahun 2012-2014 lalu.
AHY menyebut blusukan merupakan cara yang efektif bagi kepala daerah agar bisa mengetahui permasalahan warga. Dengan demikian, pemerintah bisa menciptakan kebijakan yang menjadi solusi terbaik.
Di Depan AHY, Heru Budi Curhat soal Beban Berat Pj Gubernur DKI
Hal ini disampaikan AHY saat menyambangi Heru di Balai Kota DKI Jakarta menghadiri acara deklarasi Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai Kota Lengkap dan implementasi layanan sertifikat slektronik serta penyerahan sertifikat tanah aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, AHY sudah ditunjukkan beberapa foto Heru melakukan blusukan.
"Tadi pak Gub (Heru Budi) tunjukkan foto blusukan, bagus sekali pak kalau tiap hari dilakukan, itu masyarakat senang karena pemimpinnya hadir, pemerintahnya hadir, negaranya hadir," ujar AHY, Selasa (2/4/2024).
Pak Ogah Tarik Pungli ke Pemotor Lewat Trotoar Senayan, Heru Budi: Sudah Dibubarkan
AHY juga mengaku rutin melakukan blusukan saat kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 lalu. AHY saat itu menjadi Calon Gubernur (Cagub) berpasangan dengan Silviana Murni melawan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Basuki Tjahjaja Purnama alias Ahok-Djarot Syaiful Hidayat.
Jadi Saksi Ahli Kubu Ganjar di MK, Kritik Pedas Romo Magnis Sebut Jokowi Bak Pemimpin Mafia
Baca Juga: Di Depan Heru Budi, AHY Kenang Sempat Diremehkan Saat Ikut Pilkada DKI
Pilkada berlangsung dua putaran dan Anies-Sandiaga keluar sebagai pemenangnya. AHY-Silvi kalah di putaran pertama.
"Dulu kita melakukan hal serupa, ada 44 kecamatan, betul masih sama kan? atau berkurang? Sampai ke Kepulauan Seribu juga, (Jakarta) Barat, Jaktim, (Jakarta) Pusat," jelasnya.
Ia pun menyebut blusukan telah memberikan dampak positif bagi kemajuan Jakarta yang dirasakan masyrakat sekarang. Karena itu, Ketua Umum Partai Demokrat ini berharap blusukan terus dilanjutkan.
"Hari ini masih kita rasakan ada kemajuan yang dirasakan. Ini hasil kerjakeras bapak ibu semua, tapi ada tantangan yang enggak bisa diselesaikan sendiri. Ini lintas pemerintahan, lintas generasi, perlu sinergi dan kolaborasi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Anak-anak Papua Antusias Sambut Speed Boat Pengantar Makan Bergizi Gratis di Danau Sentani
-
Jelang Lebaran, Prabowo Larang Keras Menteri dan Pejabat Gelar Open House Mewah