Suara.com - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali memberikan pernyataan keras soal Presiden Jokowi maupun Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Gibran pun merasa jengah atau muak dengan apa yang disampaikan Hasto.
Terakhir Hasto menyebut bahwa Gibran sempat menolak menjadi Cawapres di depan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga:
Gibran Kaget Sosok Kesayangan Mendadak Hamil: Padahal di Rumah Cewek Semua!
Ekspresi Jokowi Saat Timnas Indonesia Cetak Gol Jadi Sorotan: Gemes Banget!
Hasto juga menyebut bahwa Presiden Jokowi akan mengambil alih posisi ketua umum PDIP.
Terkait masalah pernyataan Hasto, Gibran merasa muak dan engga menanggapinya.
"Pak Hasto lagi ya. Saya kira nggak perlu ditanggapi lah yak," terangnya saat ditemui, Rabu (3/4/2024).
Baca Juga: Kaesang Difavoritkan Jadi Wali Kota Bekasi, Kalah Kuat Kalau Jadi Gubernur DKI?
Gibran menyebut bahwa saat ini bulan ramadan. Sehingga harus berpikiran positif.
"Bulan puasa itu harus berpikiran positif aja ya. Makasih," jelas calon Wakil Presiden (cawapres) ini.
Baca Juga:
Sebut Semua Berteman Usai Ditawari Gibran Masuk Pemerintahan, Ganjar Melunak?
Gibran Akui Petinggi dari PDIP Sudah Beri Ucapan Selamat: Tapi Mereka Malu-malu
Terkait soal Presiden Jokowi sempat mengutus menteri untuk mengambil alih posisi ketum PDIP, Gibran menyebut itu tidak benar.
"Mengambil alih? Enggak lah. Nggak ada seperti itu," tandasnya.
Seperti diketahui, pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto seperti itu bukan pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya Hasto pernah membandingkan Gibran dengan sopir truk yang menyebabkan kecelakaan di pintu tol Halim.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km