Suara.com - Memasuki H-2 lebaran 2024 tepatnya Senin (8/4/2024), pemudik motor yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera masih terus memadati area Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten.
Meski tak sepadat kemarin, berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 03.00 WIB, antrian kendaraan arus mudik Lebaran 2024 di luar buffer zone Pelabuhan Ciwandan sempat mengular hingga 500 meter.
Bahkan para pemudik motor sempat harus menunggu hampir 1 jam lamanya agar bisa masuk ke area buffer zone Pelabuhan Ciwandan sebelum nanti menuju dermaga dan masuk ke kapal.
"Dari Tangerang mau ke Metro (Lampung), berangkat jam 10 (malam), nyampe sini jam 3an. Ini udah 1 jam ngantri (masuk buffer zone)," kata Teguh ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Senin (8/4/2024) dini hari.
Namun sekitar pukul 05.30 WIB, antrian pemudik bersepeda motor itu pun perlahan-lahan mulai terurai. Kepadatan hanya terjadi di areal buffer zone dan tidak meluber hingga ke luar.
Mereka yang mengantri di areal buffer zone dikarenakan menunggu diizinkan oleh petugas untuk bergeser ke areal dermaga untuk kemudian masuk ke dalam kapal yang akan membawa mereka ke Pulau Sumatera.
"Alhamdulillah tadi lancar, di jalan pun lancar. Saya dari Tangerang, tadi sampai sini sekitar jam 6, langsung masuk (buffer zone). Iya (menunggu) kapal katanya, ini baru setengah jam sih," kata pemudik asal Lampung, Sigit (36).
Kontributor : Yandi Sofyan
Tag
Berita Terkait
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
-
Latihan Manasik Jamaah Calon Haji di Tangsel
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?