Suara.com - Libur lebaran banyak yang memanfaatkannya untuk berwisata bersama keluarga. Karena itu sejumlah tempat dipadati pengunjung.
Salah satunya Pantai Pangandaran yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Saking banyaknya pengunjung, pantai tersebut berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (14/4/2024).
Penampakan Pantai Pangandaran dipenuhi manusia itupun viral di media sosial. Seperti yang diunggah akun X @C1_pai.
Tampak pengunjung memenuhi Pantai Pangandaran. Nyari semua bagian pantai dipadati wisatawan.
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 35 ribu wisatawan memadati bibir pantai kawasan Pantai Timur dan Barat Pangandaran hingga Minggu.
Unggahan tersebut diserbu warganet. Banyak yang mencurahkan isi hatinya. Sebagian mengaku ogah liburan saat lebaran.
"Niat lihat laut, dapetnya laut-an manusia," komentar akun @est****.
"waktu lebaran/libur panjang ku paling males piknik karna pasti macet dan rame," tulis akun @ami*******.
"itu renangnya gimna yaaa," cuit akun @side*****.
Baca Juga: Anaknya Pakai Sandal Mahal saat Lebaran, Intip Gurita Bisnis Dian Sastrowardoyo
"Kayaknya tiap taun gini terus pangandaran, emang di jawa barat ga ada pantai lagi ? atau banyak pantai tapi mereka males duluan sama punglinya ?" komentar akun @patr*******.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan