Suara.com - Rusia mengkhawatirkan dampak dari serangan Iran ke Israel. Kementerian Luar Negeri Rusia bahkan menyatakan pihaknya prihatin dengan adanya eskalasi berbahaya lainnya di Timur Tengah.
Melansir dari Antara pada Minggu (14/4/2024), Kemlu Rusia telah berulang kali memperingatkan banyaknya krisis di Timur Tengah yang belum terselesaikan, terutama di zona konflik Palestina-Israel.
Baca Juga:
Serangan Iran Tak Buat Israel Kapok Ganggu Palestina, Mer-C Indonesia: Korban Masih Terus Berjatuhan
Krisis tersebut seringkali dipicu tindakan provokatif yang tidak bertanggung jawab, akan meningkatkan ketegangan.
Sementara itu, Dewan Keamanan PBB dianggap Kemlu Rusia tidak bisa menanggapi serangan Iran ke Israel lantaran posisi negara-negara Barat yang menjadi anggotanya.
Serangan yang dilakukan Iran tersebut dilakukan pada Sabtu (13/4/2024).
Dalam serangan itu, Iran meluncurkan sekira 300 rudal serta drone ke wilayah Israel.
Serangan dilakukan Iran sebagai bentuk balas dendam atas serangan Israel ke Kedutaan Besar Iran di Damaskus, Syria pada Senin (1/4/2024).
Baca Juga: Luncurkan Ratusan Drone dan Rudal ke Israel, Berapa Anggaran Militer Iran?
Presiden Iran, Ebrahim Raisi menyatakan, serangan yang dilakukan negaranya tersebut merupakan pertahanan diri yang sah.
Baca Juga:
Iran Bombardir Israel dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Pernah Diramal Warga Bekasi?
Bahkan dirinya memuji Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai kelompok pemberani karena melakukan perlawanan kepada rezim Zionis melalui serangan drone dan rudal.
"Hukuman terhadap agresor yang merupakan janji sebenarnya dari pemimpin tertinggi telah dipenuhi," kata Ebrahim, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (14/4/2024).
Berita Terkait
-
Kekuatan Militer Iran vs Israel Peringkat Berapa?
-
Tewaskan 3 Anak dan 4 Cucu Pimpinan Hamas, PA 212 Kutuk Serangan Israel
-
Serangan Iran Tak Buat Israel Kapok Ganggu Palestina, Mer-C Indonesia: Korban Masih Terus Berjatuhan
-
Gempar Serangan Iran ke Israel Disebut Picu Perang Dunia Ketiga, Apakah Ini Prediksi yang Dimaksud oleh Lord Rangga?
-
Iran Bombardir Israel dan Ancaman Perang Dunia Ketiga, Pernah Diramal Warga Bekasi?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!
-
Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla
-
Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen
-
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal
-
WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu
-
Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua
-
10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi