Suara.com - Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454
Media massa diimbau berhati-hati dalam memberitakan kasus bunuh diri. Sebab pemberitaan terkait tindakan atau upaya bunuh diri dapat menular atau biasa disebut copycat suicide.
Hal ini disampaikan Venny Asyita koordinator advokasi dan peneliti tentang peran media dalam pencegahan bunuh diri dalam menyikapi peristiwa bunuh diri selebgram perempuan berinisial FM alias MJ yang dilakukan secara live Instagram.
Baca Juga: Sebelum Gantung Diri, Selebgram MJ Kepergok Tenggak Pil Satu Botol Usai Ribut Dengan Pacar
"Sebenarnya ada pedoman dari Dewan Pers tentang pemberitaan bunuh diri. Pedoman tersebut sebenarnya sudah kami advokasi sejak 2017 sampai akhirnya pada 2019 kami berhasil audiensi dengan Dewan Pers dan tidak lama terbit lah pedoman tersebut. Dari 2019 hingga 2020, kami juga melakukan workshop dengan wartawan-wartawan anggota AJI di berbagai wilayah di Indonesia," kata Venny kepada Suara.com, Selasa (16/4/2024).
Pedoman tersebut, kata Venny, penting dijalankan media massa. Berdasar penelitian menurutnya pemberitaan bunuh diri yang 'tidak ramah' dan bertanggung jawab terbukti dapat menyebabkan orang yang terpapar untuk menirunya.
"Saat ada berita bunuh diri, individu yang merasa memiliki kedekatan atau dalam keadaan rentan bisa terinspirasi. Penelitian soal fenomena ini sudah dilakukan di lebih 50 negara dengan hasil yang konsisten, bahwa pemberitaan bunuh diri yang ‘tidak ramah’ dan tidak bertanggung jawab dapat menyebabkan orang yang terpapar menirunya," ungkapnya.
Baca Juga: HP Masih Tertempel, Selebgram Berinisial MJ Bunuh Diri Sambil Live Instagram di Rumah Kawasan Jaksel
Berdasar hasil penelitian yang dilakukannya, Venny juga menyebut bahwa sebagian besar jurnalis memang tidak mengetahui bahwa pemberitaan bunuh diri dapat berdampak negatif pada yang terpapar. Ketidaktahuan ini dikarenakan tidak pernah adanya sosialisasi.
"Saat kami melakukan workshop dengan jurnalis, tingkat perubahan awareness dan pengetahuan mengenai pentingnya pemberitaan bunuh diri yang bertanggung jawab meningkat secara signifikan. Dengan kata lain, sebagian besar jurnalis setuju bahwa pemberitaan bunuh diri perlu dilakukan dengan hati-hati," tuturnya.
Di sisi lain mantan pengurus komunitas Into The Light yang bergerak di isu depresi dan kematian bunuh diri ini jug menilai pentingnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan jiwa.
"Stigma terhadap masalah kesehatan jiwa perlu dihilangkan, agar mereka yang memiliki masalah tidak takut mencari pertolongan," jelasnya.
"Tidak ada teori pasti apa yang menyebabkan seseorang melakukan bunuh diri, namun bunuh diri terjadi akibat akumulasi dan kompleksitas permasalahan sosial yang dialami seorang individu. Menciptakan lingkungan yang ramah kesehatan jiwa dapat menjadi faktor pencegah," imbuh Venny.
Berita Terkait
-
Sebelum Gantung Diri, Selebgram MJ Kepergok Tenggak Pil Satu Botol Usai Ribut Dengan Pacar
-
HP Masih Tertempel, Selebgram Berinisial MJ Bunuh Diri Sambil Live Instagram di Rumah Kawasan Jaksel
-
Masih Butuh Kasih Sayang, Bunda Corla Idamkan Bule Turki Buat Pasangan Hidup
-
Sumber Penghasilan Dara Arafah, Pantas Santai Beri Kejutan Setumpuk Uang Buat Ibu
-
Sosok Una Dembler, Bestie Azizah Salsha Akui Ludahi Penonton Konser Bruno Mars di Singapura
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?