• Warga Negara Indonesia (WNI).
• Minimal berusia 18 tahun ke atas dan maksimal berusia 64 tahun.
• Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
• Tidak sedang bekerja sebagai PNS, TNI, Polri, BUMN, maupun BUMD.
• Bukan penerima bantuan sosial lainnya (misalnya: PKH, BPNT, atau BLT Dana Desa).
• Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
• Mempunyai nomor telepon dan e-mail aktif.
• Maksimal memiliki dua Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam satu Kartu Keluarga (KK) yang merupakan penerima Kartu Prakerja.
Cara Daftar Prakerja Gelombang 66
Baca Juga: Prakerja Siapkan Pelatihan Green Skills untuk Penuhi Kebutuhan Green Job
Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk mendaftar Prakerja Gelombang 66:
1. Masuk ke laman www.prakerja.go.id
2. Klik menu "Daftar Sekarang"
3. Masukkan alamat email aktif serta password
4. Centang boks yang memiliki keterangan "Saya menyetujui syarat dan ketentuan". Lalu Klik "Daftar"
5. Verifikasi KTP dan KK dengan cara memasukkan data keduanya. Selain itu masukkan pula tanggal lahir
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan