Suara.com - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah membacakan hasil sidang sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilu 2024. Meski ada dissenting opinion dari tiga Hakim MK, secara keseluruhan gugatan baik dari paslon 01 dan 03, tetap ditolak.
Para hakim MK menjadi sorotan setelah membacakan hasil tersebut. Tak sedikit yang mengecam, adapun yang menerima dengan lapang dada.
Seperti hakim Arsul Sani, mantan Wakil Ketua MPR ini juga menjadi sorotan karena ikut menolak gugatan dari pasangan Anies-Baswedan dan Ganjar-Mahfud. Tak hanya soal sosoknya, kekayaan Arsul juga dipertanyakan sebagai hakim MK yang dianggap juga memiliki andil bagaimana demokrasi di Indonesia berjalan.
Berikut beberapa jumlah kekayaan Arsul Sani yang dirangkum dari berbagai sumber. Banyaknya tanah yang dimiliki, diyakini bisa membeking keluarga di masa depan.
Baca Juga:
Dipamerkan Usai Putusan MK, Harga Satu Cincin Hotman Paris Setara Total Kekayaan Anies Baswedan
Berani Sebut Saldi Isra Selalu Rugikan 02, Pendidikan Hotman Paris Ternyata Tak Kalah Moncer?
Mengutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelnggara Negara (LHKPN) yang dapat diakses publik, Arsul Sani mengantongi jumlah kekayaan mencapai Rp31.223.891.201 sejak 8 Maret 2023 untuk periodik 2022.
Bangunan dan juga tanah merupakan jumlah yang paling banyak mencapai sekitar Rp30,8 miliar. Tersebar di berbagai daerah, salah satunya ada di Kabupaten Bekasi senilai Rp3,6 miliar dengan luas 1.396 meter persegi.
Selain itu ada juga tanah dan bangunan di Kota Bekasi yang nilainya mencapai Rp335 juta dengan luas 122 meter persegi. Arsul juga memiliki tiga bangunan seluas sekitar 264 meter persegi dengan total nilai mencapai Rp4 miliar.
Masih di wilayah ibu kota, ada tanah dan bangunan seluas 203 meter persegi/320 meter persegi senilai Rp3 miliar yang berada di Jakarta Pusat. Tanah seluas 224 meter persegi di Kota Jaksel yang nilainya mencapai Rp9,2 miliar lebih. Masih di Kota Jaksel, Arsul juga mengantongi sertifikat tanah seluas 220 meter persegi dengan nilai mencapai Rp8 M.
Tidak hanya di ibu kota saja, Arsul juga memiliki tanah dan bangunan seluas 14.037 meter persegi/600 meter persegi di Kabupaten/Kota Batang dengan total nilai Rp2,1 miliar. Selin itu masih di wilayah yang sama ia juga memiliki tanah seluas 2.916 meter persegi dengan nilai Rp425 juta.
Kendaraan
Sayang rasanya, memiliki banyak tanah, namun pejabat seperti hakim MK tak memiliki kendaraan untuk transportasinya sehari-hari. Namun dari LHKPN, Arsul memang tak gila kendaraan. Ia hanya memiliki dua mobil dan satu motor sederhana.
Tercatat ia memiliki mobil merek Honda Accord keluaran 2013 dengan nilai Rp130 juta. Selanjutnya Nissan Elgrand Jeep tahun 2010 dengan nilai Rp150 juta. Kendaraan terakhir adalah sepeda motor merek Honda senilai Rp7 juta.
Berita Terkait
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Berpangkat Jenderal Bintang Empat, Koleksi Mobil Dudung Justru Ramah Kantong
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK