Sementara itu, terkait fakultas kedokteran gratis sebanyak 300 dijanjikan Prabowo saat debat kelima Pilpres 2024 pada Februari 2024.
"Kita akan menambah fakultas kedokteran di Indonesia dari yang sekarang 92 (fakultas), kita akan membangun 300 fakultas kedokteran," kata Prabowo.
Sedangkan terkait 19 juta lowongan kerja juga menjadi target dari Prabowo-Gibran. Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Dradjad Wibowo mengatakan, target 19 juta lapangan pekerjaan itu termasuk penciptaan 5 juta lapangan kerja dari ekonomi hijau (green jobs).
Pada 27 Januari 2024 saat datang ke deklarasi relawan “Jaringan Inisiatif Masyarakat (Jimat) 02” yang digagas eks politikus PDI-P Maruarar Sirait, Prabowo sempat menjanjikan pembangunan 13 kota baru di kawasan Pantura.
“Tadi Kang Emil (Ridwan Kamil) sudah menjelaskan, di kabupaten ini saja sudah ada pelabuhan terbesar di Indonesia. Kemudian akan dibangun di Pantura, 13 kota baru di mana akan menciptakan lapangan kerja tiga juta, tiga juta orang bekerja,” ucap Prabowo.
Di debat Pilpres terakhir, Prabowo sempat menjanjikan jika ia terpilih jadi Presiden, masyarakat Indonesia akan dibangunkan 3 juta rumah.
"Saudara - saudara sekalian kita juga akan membangun tiga rumah untuk mereka yang belum punya rumah" ungkap Prabowo. Lebih lanjut, Prabowo merinci "satu juta di pedesaan, satu juta di pesisir, dan 1 juta di perkotaan".
Masih di momen yang sama, Prabowo juga sempat mengatakan bahwa ia akan membangun pabrik ponsel. Menurut Prabowo setidaknya dibutuhkan Rp500 M untuk bisa membangun pabrik ponsel.
"Kalau saya selalu solutif dan tindakan. Kalau setengah triliun, perlu kehendak politik, perlu dibangun itu pabrik segera," katanya.
Baca Juga: Saking Gemasnya, Prabowo Guncangkan Tubuh Anies Usai Resmi Jadi Presiden Terpilih
Berita Terkait
-
Saking Gemasnya, Prabowo Guncangkan Tubuh Anies Usai Resmi Jadi Presiden Terpilih
-
Dulu Sakit Hati Gagal jadi Cawapres, Kini Mau Islah dengan Kubu AMIN: AHY Sudah Move On usai Prabowo Presiden?
-
Nusron Wahid kepada Hasto: Jangan Terkesan Hambat Pertemuan Gibran dengan Megawati
-
Prabowo Akhirnya Tersenyum Usai Ketua dan Anggota KPU Selesai Tanda Tangani 24 Rangkap Berita Acara
-
Usai Sah jadi Presiden Terpilih, PKS Auto Kebelet Ketemu Prabowo: Dalam Waktu Dekat, tapi...
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!