Suara.com - Seorang wanita paruh baya yang diduga pengemis dan marah-marah di Sukabumi kembali viral. Kali ini perempuan tersebut berdebat lagi dengan warga di Cibeureum dan Baros.
Di Cibeureum, wanita itu terlihat berdebat dengan pria yang diduga ketua RT setempat. Dia marah karena tidak diberi uang sedekah dan menyebut warga "musuh". Dia juga mengancam akan "mencari rezeki" di mana pun dia berjalan.
Dua hari kemudian, wanita yang sama terlihat melintas di wilayah Baros. Dia kembali memaksa warga untuk memberikan sedekah.
Berdasarkan informasi, polisi telah menemui perempuan tersebut sudah mengantarkannya ke stasiun Sukabumi dan tidak diamankan.
Baca juga:
Siram Lelaki Down Sindrom Pakai Air Panas, Wanita Malaysia Akhirnya Dihukum 10 Tahun
Indonesia Kalah Jauh, Gaji Fresh Graduate di Singapura Jadi Rp50 Juta, Paling Tinggi di Bidang Ini
Mereka hanya mempersilakan wanita itu untuk salat di Musala Polsek Baros. Wanita itu mengaku ingin pulang ke daerah Cipatat, KBB, setelah salat.
Video viral ini memicu perdebatan di media sosial tentang pengemis dan bagaimana masyarakat harus menanggapinya.
Ada yang berpendapat bahwa wanita tersebut seharusnya dibantu dengan cara yang lebih baik.
Ada juga yang berpendapat bahwa dia tidak berhak memaksa orang lain untuk memberikan uang.
"Udah 3x viral dengan masalah yang sama, tim dinas sosial ga ada yang mau jemput Ibu ini kah? Kaya nya ibu ini (maaf) odgj ga sih? Butuh penanganan kesehatan mental," tulis netizen di akun lambeturah.
Berita Terkait
-
Siswi Calon Anggota Paskibraka di Sukabumi Meninggal Dunia Usai Seleksi Lari 7 Putaran
-
Siswa di Sukabumi Meninggal saat Seleksi Paskibraka, BPIP: Insyaallah Syahid
-
Dikira Bawa Pasien, Polisi Setop Ambulans Nakal Penumpangnya Satu Keluarga yang Mau Mudik
-
Nenek Pengemis di Kulonprogo Pukul Mobil karena Tak Beri Uang, Polisi Turun Tangan!
-
Nekat Lawan Arus Saat One Way, Mobil Ambulans Kepergok Angkut Pemudik Hendak Ke Sukabumi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati