Suara.com - DPRD DKI Jakarta menggelar rapat kerja membahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2023 di Grand Cempaka Resort & Convention, Cipayung, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/4/2024). Sehingga para legislator bersama jajaran dari tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tak melakukan pertemuan di gedung DPRD.
Rapat pembahasan pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) selama tahun 2023 berlangsung selama 3 hari, mulai 25 sampai 27 April 2024.
Kegiatan rapat yang membahas anggaran di Puncak bukan sekali saja dilakukan. Hal ini bahkan pertama kali berlangsung pada tahun 2020 lantaran pandemi Covid-19. Alasannya, penerapan protokol kesehatan bisa lebih maksimal di kompleks hotel ini ketimbang gedung DPRD DKI.
Meski demikian, rapat bahas anggaran terus dilakukan tiap tahunnya di Hotel Grand Cempaka, Puncak, meski pandemi Covid-19 sudah berakhir.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi beralasan menggelar rapat di Puncak lantaran lebih efektif. Para legiator dan jajaran dari tiap SKPD bisa berkumpul di satu lokasi dan mempercepat pembahasan.
"Pemilihan rapat di Puncak ini salah satu terobosan saya supaya mereka ngumpul di sini semua. Soalnya mereka ilang-ilangan. Di Jakarta, di kantor kan suka ilang-ilang. (Rapat di Puncak) biar jangan ada yang balik ke kantor," ujar Prasetio di Hotel Grand Cempaka, Bogor, Kamis (25/4/2024).
Dalam rapat kali ini, Pemprov DKI dan BUMD bakal menyampaikan hasil penggunaan anggaran selama setahun.
Prasetio pun menyoroti soal anggaran penyertaan modal daerah (PMD) yang diberikan kepada BUMD DKI Jakarta. Ia menilai penggunaannya harus diawasi secara ketat.
"Supaya kalau dia minta sesuatu, misalnya BUMD minta PMD, ya lo pakai. Jangan lo diemin di kantong. Kalau cuma nunggu dviden aja, kan enggak bener itu," ucapnya.
Baca Juga: Siap Usung Imam Budi Hartono di Pilkada Kota Depok, Presiden PKS Ahmad Syaikhu Bongkar Alasannya!
"Apalagi ekonomi kita lagi enggak bagus. Bagaimana pergerakan itu dengan kota global, sudah mulai belajar," tambahnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Tolak Pemberian Anggaran 5 Persen dari APBD untuk Kelurahan, Ketua DPRD DKI: Uangnya Mau Diapain?
-
Zita Anjani Anggota DPRD DKI dari Dapil Mana? Gaji dan Tunjangannya Ratusan Juta!
-
Ngaku Pernah Cerewet ke Heru Budi, Prasetyo Edi: Kalau di Jakarta Tidak Banjir, Bohong!
-
Siap Usung Imam Budi Hartono di Pilkada Kota Depok, Presiden PKS Ahmad Syaikhu Bongkar Alasannya!
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra