"Gelandangan politik ... Yang ngoceh2 di tv," tulis akun @azhar****
Anies Diminta Maju sebagai Calon Gubernur Aceh dan Sumbar
Pengamat politik Hasan Nasbi mengatakan bahwa capres nomor urut 01, Anies Baswedan sangat berpeluang besar untuk bisa meraih kemenangan andai mau maju sebagai calon gubernur di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pendiri Cyrus Network itu mengatakan bahwa dua provinsi tersebut bisa menjadikan Anies Baswedan menjadi gubernur. Banyak faktor yang menurut Hasan Nasbi bisa membuat Anies jadi orang nomor satu di dua provinsi tersebut.
"Jika dirasa DKI 1 sangat sulit, mungkin karena biaya mahal. Partai-partai mungkin sulit di approached, misalnya. Ya Mas Anies bisa pilih Sumatera Barat atu Aceh (untuk jadi Gubernur). Karena pendukungnya solid," ucap Hasan Nasbi.
Ditambahkan Hasan Nasbi, jika Anies bertarung di Pilkada Aceh dan Sumatera Barat bisa dibilang ia tak perlu mengeluarkan biaya banyak. Termasuk, Anies tidak akan menemukan lawan sulit untuk bisa jadi gubernur di dua wilayah tersebut.
"Lawan mungkin juga tak terlalu sulit, bisa dikalkulasi lah," sambung Hasan Nasbi.
Ia kemudian mencontohkan kader-kader Partai Komunis Cina (PKC) yang justru bertarung di tingkat daerah dan menunjukkan keberhasilan sebelum maju di tingkat nasional.
"Kader-kader dan alumni terbaik (PKC) gak di pusat, di Beijing. (Mereka) kerjanya ditaruh di pelosok-pelosok. Supaya apa, supaya bisa membuktikan dia bisa membangun desa-desa itu," sambung Hasan Nasbi.
Baca Juga: Respons Demokrat usai NasDem Gabung Koalisi Prabowo-Gibran
"Dia (kader PKC) jadi kepala desa dulu nih. Kalau sudah sukses bangaun desa, bangun kabupaten. Bangun kota, bangun provinsi. Baru ke Beijing, itu untuk membuktikkan diri,"
"Jadi kalau mas Anies memang hebat nih, bisa aja misalnya dia membuktikkan diri di Sumatera Barat, bisa membuktikan diri di Aceh. Dan menurut saya, tingkat kesulitan beliau terpilih untuk jadi Gubernur kecil sekali. Dan di sana bisa jadi ajang pembuktian, gak cuma di Jakarta (Anies) bisa," papar Hasan Nasbi.
Berita Terkait
-
Respons Demokrat usai NasDem Gabung Koalisi Prabowo-Gibran
-
Hampir Jadi Menantu Prabowo, Intip Outfit Simpel Velove Vexia Seharga Mobil
-
Rela Nunggu Prabowo buat Salaman, Adab Anies Jadi Omongan
-
Ditelepon Luhut, Mahfud MD Tolak Jabatan Menteri karena Beda Kubu dengan Jokowi
-
UU Perampasan Aset dan BLBI Jadi PR Prabowo-Gibran
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan
-
Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor