Suara.com - Momen pernikahan seorang pasangan pengantin memang tak bisa dilupakan. Bahkan momen berfoto bersama menjadi budaya yang tak pernah terlupakan.
Namun ada hal berbeda dari salah satu pasangan pengantin satu ini. Usai resepsi, kedua pasangan tersebut memilih mengumpulkan para petugas dapur yang menyiapkan makanan dan minuman bagi tamu-tamu undangan.
Mengutip @SangerTea, Rabu (1/5/2024), sejumlah petugas dapur yang mayoritas terdiri dari wanita paruh baya berkumpul tepat di belakang para pengantin.
"Keren, mengabadikan kebersamaan dengan tim belakang panggung," tulis caption video.
Baca Juga:
Dilirik Pengusaha Batu Bara, Skill Nyanyi Lady Rara Ternyata Nggak Kalah dari Putri Isnari
Akumulasi Kartu, Satu Pemain Timnas Indonesia U-23 Resmi Dilarang Tampil Lawan Irak
Tampak pengantin yang masih menggunakan atribut lengkap duduk paling depan. Diiringi sejumlah ibu-ibu di belakangnya, fotografer mengomandoi agar semuanya berpose mengikuti aba-abanya.
Kebahagiaan muncul di setiap raut wajah petugas dapur yang hampir 24 jam lebih menjadi garda terdepan untuk menyiapkan jamuan para tamu undangan.
Tentu momen ini tak biasa dan jarang dilakukan beberapa pengantin yang baru resmi menjadi suami istri. Bahkan momen seperti ini ingin ditiru beberapa pasangan yang nantinya akan melangsungkan pernikahan.
"Ntar gini ah," ajak salah satu netizen sambil menyematkan akun seseorang.
"Oh iya, jarang banget nih kayak gini, bisa lah dicontoh," kata lainnya.
"Kalau nikah entar di KUA aja, biar enggak repotin orang-orang," kata netizen lainnya yang sudah punya rencana.
Terlepas dari pandangan netizen, momen berswafoto terhadap petugas dapur memang jarang dilakukan. Selain nantinya keluarga pengantin memberi bingkisan atau sedikit uang, ucapan terima kasih dengan membuat foto khusus ini bisa menjadi perekat antar warga.
Khususnya di Jawa, di mana budaya saling bantu ketika tetangga memiliki hajat besar ini cukup menjadi bagian penting dalam hidup bersosial.
Berita Terkait
-
Kaesang Pangarep: Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman
-
Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal
-
Pagelaran Sendratari Sang Kala Nyimas Gandasari Siap Tampil di TIM Jakarta
-
Presiden Prabowo Mau Bangun Gedung MUI 40 Lantai, Pramono Singgung Status Cagar Budaya
-
Dugderan Semarang 2026: Saat Tradisi, Nostalgia, dan Jajanan Rakyat Bertemu di Alun-Alun
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk