Suara.com - Massa aksi buruh melakukan aksi teatrikal 'Tikus Berdasi' dalam peringatan Hari Buruh Internasional, di Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2024).
Pantauan Suara.com di lokasi, patung berkepala tikus ini memiliki postur badan dengan perut buncit.
Sembari memegang buku bertuliskan Omnibus Law UU Cipta Kerja, tikus berdasi itu menggambarkan tentang pejabat di Indonesia.
Selain massa buruh, terlihat ada beberapa kelompok massa dari petani yang ikut dalam aksi peringatan May Day.
“Di zaman Jokowi ini lebih banyak tanah yang dirampas oleh pemerintah dibandingkan dengan yang diberikan kepada rakyat,” kata salah seorang buruh dalam orasinya dari atas mobil komando.
Secara bergantian, para orator terus melakukan orasi dari atas mobil komando. Tuntutan mereka hampir sama, yakni pencabutan UU Cipta Kerja yang menghambat kesejahteraan buruh.
Adapun poin lain yang disampaikan oleh para demonstran yaitu penghapusan outsourcing yang dianggap sebagai perbudakan modern.
Sebelumnya, ribuan buruh memadati kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat.
Buruh yang mayoritas tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) ini datang membawa spanduk besar yang bertuliskan revolusi dalam menuntut penghapusan UU Cipta Kerja.
Kawasan Patung Kuda sebelumnya sempat kosong usai para buruh yang dipimpin oleh Andi Gani Nena Wea dan Said Iqbal bertolak ke Stadion Madya, kompleks olahraga Senayan.
Dalam aksinya, mereka menyampaikan dua tuntutan, yakni pencabutan UU Cipta Kerja dan penghapusan sistem kerja outsourcing yang dinilai sebagai perbudakan modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kapolri Mutasi 146 Perwira, Kadivhubinter hingga Karoprovos Divpropam Berganti
-
iCAR V27 Solusi Mobil Listrik Anti Cemas dengan Jarak Tempuh 1200 Km
-
Ulasan Novel 23:59, Keberanian Ami dalam Mengikhlaskan Luka Masa Lalu
-
Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari
-
Kondisi Ekonomi Tidak Pasti, Industri Pilih Tahan Barang di Gudang
-
Guru Besar IPB Sulap Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Jadi Pupuk Organik, Bagaimana Kisahnya?
-
Cara Cek Pajak Tahunan Mobil Listrik Lewat HP, Cepat dan Nggak Pakai Ribet!
-
Biaya Pendidikan Terus Naik, Begini Cara Cerdas Mengelola Dana Daftar Ulang Kuliah
-
Bikin Heboh! Mal Kota Kasablanka Dipasangi Pagar Besi Lancip, Warganet Mulai Berspekulasi, Ada Apa?
-
Misteri di Balik Makam yang Dibongkar: Suami Laporkan Rahasia Gelap Staf Kejari Mojokerto ke Polisi