Suara.com - Puluhan ribu kaum buruh kembali mendatangi Kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat dalam Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Rabu (1/5/2024).
Pantauan Suara.com, puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) datang dengan aksi longmarch dari arah Sarinah Thamrin ke arah Patung Kuda.
Mereka membawa sebuah poster besar bertuliskan tuntutan soal pencabutan UU Omnibus Law yang dianggap gagal dalam mensejahterakan rakyat.
"Cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja Nomor 6/2023 dan turunannya. Rezim oligarki Jokowi perusak demokrasi, gagal sejahterakan rakyat. Ayo bangun kekuatan politik progresif, tegakan kedaulatan rakyat," tulis spanduk tersebut.
Ukuran spanduk tersebut cukuplah besar, sehingga untuk mengangkat spanduk yang diikatkan dengan bambu itu, dibutuhkan beberapa orang dewasa. Lebarnya sendiri hampir menutup 3 ruas Jalan MH Thamrin.
Dalam barisan buruh yang mayoritas menggunakan baju merah ini, tak hanya pria, namun ada juga beberapa wanita.
Meski demikian, para wanita yang mengikuti peringatan May Day tak kalah bersemangat. Mereka juga terlihat memegang beberapa poster tuntutan dalam ukurang yang lebih kecil.
Sebelumnya, Kawasan Patung Kuda sempat kosong usai para buruh yang dipimpin oleh Andi Gani Nena Wea dan Said Iqbal bertolak ke Stadion Madya, kompleks olahraga Senayan.
Dalam aksinya, mereka menyampaikan dua tuntutan, yakni pencabutan UU Cipta Kerja, dan penghapusan sistem kerja outsourcing lantaran dianggap sebagai perbudakan modern.
Baca Juga: Kapolri Sebut Aksi May Day Digelar di 77 Titik Seluruh Indonesia, Semuanya Aman
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!