Suara.com - Viral di media sosial empat bule terlihat kebingungan di area Pondok Pesantren Syaikhona Kholil, Bangkalan, Madura.
Keberadaan bule yang terdiri dari tiga wanita dan satu laki-laki tersebut sempat bikin heboh. Pasalnya, salah satu di antaranya menggunakan rok mini.
Belakangan diketahui bahwa rombongan bule itu salah mengira Pondok Pesantren Syaikhona Kholil sebagai hotel. Hal itu diketahui dari obrolan salah satu bule dengan seorang santri.
“Hotel is there,” ujar salah satu bule perempuan dalam rekaman video yang beredar.
Seorang santri kemudian menjelaskan bahwa yang di depannya bukanlah hotel melainkan Ponpes. “Di sini bukan hotel. Mau kemana?” jawab seorang santri.
Mengutip dari BeritaJatim--partner Suara.com, Pengasuh Ponpes Syaikhona Kholil, KH. Nasih Aschal membenarkan kejadian tersebut.
Dia menyampaikan, saat itu keempat bule berbincang dengan salah satu santri yang sedang berjaga di pintu masuk ponpes.
“Kejadianya sekitar pukul 23.00 WIB, jadi sebelumnya para bule ini masuk dan para santri menanyakan mereka mau kemana. Bule ini mengira bangunan di Pondok ini hotel,” katanya pada Senin (20/5/2024).
Pondok Pesantren Syaikhona Kholil di Bangkalan salah satu yang tertua di Indonesia. Dikutip dari sejumlah sumber, ponpes ini didirikan Tahun 1861.
Baca Juga: Dua Bule Ini Bertindak Nyeleneh di Bali, Pakai Bikini Mandi Bensin
Sejumlah ulama besar negeri ini pernah menimbu di pondok ini, di antaranya, KH. Hasyim Asy’ari (pendiri NU), KH. Wahhab Hasbullah, KH. As’ad Syamsul Arifin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!