Suara.com - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono resmi ditunjuk menjadi Plt Kepala Otorita IKN. Basuki menggantikan Bambang Susantono yang mundur. Tak butuh waktu lama untuk Basuki kemudian diperkenalkan oleh Presiden Jokowi ke para investor IKN.
Jokowi saat menghadiri groundbreaking Astra Biz Center dan Botanical Garden di IKN, Kalimantan Timur, Selasa (4/6/2024) langsung memperkenalkan Basuki sebagai Plt Kepala Otorita IKN.
Selain Menteri Basuki, Jokowi juga memperkenalkan Raja Juli Antoni, Wakil Menteri ATR/BPN menjadi Plt Wakil Otorita IKN gantikan Dhohny Rahajoe.
Presiden Jokowi dengan tersenyum di depan para investor dalam sambutannya langsung memperkenalkan Menteri Basuki dan Raja Juli sebagai Plt Kepala dan Wakil Otorita IKN.
"Kepala Otorita dan wakil kepala Otorita yang baru dilantik," kata Jokowi sambil memperkenalkan Basuki dan Raja Juli.
Keduanya pun langsung berdiri dan membunguk seraya menyapa para tamu undangan yang hadir.
Presiden Jokowi pun menyampaikan apresiasi kepada PT Astra Internasional untuk berkontribusi dalam memajukan IKN dengan membangun Astra Biz Center, yang merupakan komplek layanan terintegrasi di lahan seluas 3,4 hektare untuk melayani kegiatan bisnis 11 perusahaan dari Grup Astra.
Selain itu, dia pun mengapresiasi pembangunan Nusantara Botanical Garden yang dilaksanakan oleh para pengusaha yang tergabung dalam Konsorsium Nusantara.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih karena ini bukan urusan bisnis, ini urusan sosial. Karena dari CSR mereka, beliau-beliau ini mengeluarkan duit yang tidak sedikit, saya nggak tahu berapa ratus miliar, saya ingin barangnya jadi sudah,” kata Jokowi dikutip dari Antara.
Keberadaan botanical garden tersebut diharapkan akan mendukung IKN sebagai kota hijau dan pintar serta menyenangkan.
Jokowi juga berterima kasih sebab perusahaan-perusahaan yang telah menggunakan dana tanggung jawab sosial (CSR) mereka dalam jumlah yang tidak sedikit dalam pembangunan fasilitas di IKN.
"Botanical garden ini akan mendukung Nusantara sebagai green city, smart city, livable city, loveable city, semuanya," kata Jokowi.
“Ini harus dilihat sebagai sebuah kota masa depan,” tegas Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Ogah Kota-kota di RI Mencekam karena Banyak Pengangguran, Jokowi: Jangan sampai Kita Seperti Eropa dan Amerika
-
Presiden Jokowi Hadiri Peresmian Pembangunan Astra Biz Center-IKN, Rumah Auto2000 dan Daihatsu di Ibu Kota
-
Kepala OIKN Mundur, Luhut Blak-blakan: Saya Kesal Aja Lihatnya!
-
Basuki Hadimuljono
-
Bungkam Ditanya soal Dilarang Jokowi Maju Pilkada Jakarta, Kaesang Cuma Senyum Lebar ke Wartawan
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden