Suara.com - Sebuah kontrakan rumah yang diduga menyimpan sejumlah senjata tajam (sajam) buatan viral di media sosial. Polisi yang melakukan sidak ke lokasi tersebut juga menemukan penghuni kontrakan yang tak berkutik ketika diamankan.
Melansir akun X, @bacottetangga_, Rabu (5/6/2024) temuan sejumlah sajam berbentuk celurit itu dilakukan oleh polisi yang sedang melakukan sidak di salah satu kontrakan. Terlihat penghuni kontrakan sedang bersantai sambil bermain handphone. Polisi yang awalnya ramah menyapa para penghuni, langsung berubah ekspresi ketika melihat banyak sajam jenis celurit.
"Wahh, banyak sekali ini," kata polisi kaget sambil memanggil petugas lain untuk mengamankan barang bukti.
"Ini yang ngontrak di sini siapa?" tanya polisi ke para pemuda.
"Enggak tahu pak, saya baru main ke sini pak," balas salah satu pemuda.
Tak ingin kehilangan informasi, polisi pun langsung berteriak memerintahkan para pemuda untuk diam di tempat.
Sontak saja video penemuan sajam dan pemuda di kontrakan tersebut diserbu netizen. Tak sedikit yang menuding sajam sepanjang kurang lebih 2 meter itu untuk tawuran.
"Ngeri ya kalau asal terima orang buat ngontrak gitu," ujar netizen pertama.
"Enggak ada takut-takutnya nih bocil," kata lainnya.
"Jadi sarang senjata ini sih," kata netizen satunya.
"Playing victim lagi sama yang punya kontrakan. Kasihan kan yang punya kontrakan, enggak tahu apa-apa," sebut netizen lain.
"Buset itu celurit kalau buat ngarit kebon se-hektare cuman 10 menit selesai kayaknya," ujar netizen lainnya bercanda.
Belum diketahui bagaimana nasib para penghuni kontrakan tersebut setelah temuan sajam yang ditengarai sebagai alat untuk tawuran. Terlepas dari itu, sidak dan patroli polisi memang harus masif di lingkungan yang rawan terjadinya keributan.
Di sisi lain, tak sedikit kasus tawuran yang menewaskan orang karena sajam. Maka dari itu dengan memberantas di akar rumput termasuk menyita barang-barang berbahaya ini bisa meminimalisasi kejadian tak diinginkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital