- Wartawan Alba Agasi diduga diculik dan dianiaya empat pelaku yang mengaku anggota polisi di Bekasi, 19 Maret 2026.
- Pelaku merampas uang tunai serta saldo rekening korban setelah melakukan kekerasan fisik hingga korban tidak sadarkan diri.
- Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi Kabupaten sedang menyelidiki kasus ini meski terkendala trauma yang dialami korban.
Suara.com - Dugaan penculikan disertai pemerasan oleh pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi viral di media sosial. Kasus yang disebut terjadi di Bekasi itu kini didalami Polda Metro Jaya.
Video terkait peristiwa tersbut, salah satunya diunggah akun Instagram @utaranews. Dalam video terlihat korban berada di ambulans merintih kesakitan.
"Seorang wartawan bernama Alba Agasi mengaku menjadi korban dugaan penculikan dan kekerasan oleh empat orang pelaku yang mengaku sebagai oknum anggota polisi," tulis akun tersebut dikutip, Rabu (1/4/2026).
Dalam keterangan yang beredar, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Korban disebut dibawa paksa ke dalam mobil Brio, ditodong senjata api, dianiaya, hingga akhirnya dibuang di kawasan Grand Wisata, Kabupaten Bekasi.
"Pelaku menguras uang tunai Rp 13 juta serta saldo rekening korban melalui mobile banking. Korban juga mengalami kekerasan fisik hingga tak sadarkan diri," tulisnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya kejadian tersbut dan tengah diselidiki bersama jajaran Polres Metro Bekasi Kabupaten.
"Ini didalami oleh Ditreskrimum dan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten," ujar Budi.
Namun, proses penyelidikan disebut masih menghadapi kendala karena kondisi korban yang belum pulih dari trauma.
"Korban masih dalam kondisi trauma. Nah, kita kan yang paling utama adalah memulihkan, yang kedua adalah informasi yang valid dari orang yang menjadi korban tersebut terkait ciri-ciri orang yang mengamankan dia, orang yang mengajak dia bicara. Nah ini yang akan kita minta, kita tunggu," pungkasnya.
Baca Juga: Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Duduk Perkara Pengeroyokan Tersangka Pelecehan Seksual di Polda Metro Jaya, 4 Orang Ditangkap!