Suara.com - Ribuan buruh dari berbagai elemen memadati ruas Jalan Medan Merdeka Barat, dalam aksinya mereka menyampaikan empat tuntutan. Di antaranya soal Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
Adapun elemen buruh yang ikut melakukn aksi hari ini yakni KSPI, KPBI, KSBSI, KSPSI AGN, dan organisasi lainnya.
Presiden Partai Buruh, Said Ibal mengatakan, dalam aksi kaum buruh saat ini memiliki empat tuntutan, diantaraya membatalkan PP Nomor 21 tahun 2024 tentang Tapera.
“Kami meminta di depan istana agar Bapak Presiden Jokowi mencabut PP nomor 21 tahun 2024 tersebut,” kata Iqbal, di Parung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024).
Iqbal mengatakan, jika pemerintah tidak segera mencabut kebijakan tersebut, pihaknya tidak akan segan melakukan aksi yang lebih besar. Bahkan bukan hanya di Jakarta, namun seluruh wilayah Indonesia.
“Bilamana ini tidak dicabut, maka akan dilakukan aksi yang lebih meluas di seluruh Indonesia dan melibatkan komponen masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Selain soal Tapera, tuntutan dalam aksi hari ini yakni soal Permendikbud tentang UKT agar segera dicabut.
Tuntutan kaum buruh juga meminta pemerintah agar mencabut PP terkait Kamar Rawat Inap Stantar (Kris) dari BPJS Kesehatan.
“Dan tentunya kami juga meminta Omnibuslaw Cipta Kerja dicabut khususnya terkait dengan kluster ketenagakerjaan dan perlindungan petani. lingkungan hidup juga terkait didalamnya,” jelas Said.
Baca Juga: Sejarah Tapera, Program Pemerintah yang Potong Gaji Buruh Setiap Bulan
Berita Terkait
-
Dana Tapera Pekerja Diputar Jadi Investasi, Ini Instrumen yang Dipilih
-
Potongan Gaji 3% untuk Iuran Tapera Langsung Diberlakukan? Begini Penjelasannya
-
Sejarah Tapera, Program Pemerintah yang Potong Gaji Buruh Setiap Bulan
-
Awas, Sejumlah Ruas Jalan Ini Bakal Ditutup Imbas Demo Buruh Tolak Tapera Di Istana
-
Hari Ini Ribuan Buruh Geruduk Istana, Tolak Tapera
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto