Suara.com - Sosok mayat tanpa identitas membuat geger karena ditemukan tergeletak di bangunan kosong bekas kafe sekitar objek wisata pantai selatan di Kampung Karangpapak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Rabu (5/6/2024). Mayat itu pertama kali ditemukan oleh pengamen 'Manusia Silver' saat sedang beristirahat di dekat lokasi.
Soal kronologi penemuan mayat itu disampaikan oleh Kapolsek Cisolok AKP Nandang Herawan.
"Jasad pria tanpa identitas ini pertama kali ditemukan oleh manusia silver yang hendak beristirahat di bangunan bekas kafe yang berada di Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok," ujar Kapolsek dikutip dari Antara, Rabu.
Menurut Nandang, saksi awalnya mencium bau bau busuk ketika berada di lokasi. Setelah ditelusuri ternyata terdapat mayat seorang pria tergelak di lantai gedung kosong tersebut.
Penemuan mayat tanpa identitas ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tidak lama personel Polsek Cisolok tiba di lokasi yang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pada proses penyelidikan, polisi meminta keterangan dari sejumlah saksi dan warga untuk mengungkap identitas mayat itu.
Berdasarkan keterangan warga bahwa jasad tersebut diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) karena sering mondar-mandir di sekitaran pantai.
"Mayat tersebut diperkirakan berusia 60 tahun. Menurut warga, sebelum ditemukan meninggal, ODGJ ini terlihat menyusuri pantai di sekitar Kampung Karangpapak dan terlihat dalam keadaan sakit," tambahnya.
Nandang mengatakan mayat tanpa identitas tersebut saat ini sudah berada di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Palabuhanratu. Diduga kematiannya akibat sakit ditambah sudah lanjut usia.
Baca Juga: Begini Gerak Gerik Kakek 61 Tahun Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans