News / Nasional
Kamis, 06 Juni 2024 | 16:03 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku jika dirinya belum mendapatkan surat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Harun Masiku. Namun dirinya siap hadir penuhi panggilan. 

"Belum (terima surat panggilan KPK), tapi kalau dapat informasi dari media nanti Senin saya kosongin (jadwal) untuk hadir di panggilan itu," kata Hasto di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2024). 

Ia mengatakan, jika PDIP terus membangung supermasi hukum. Dalam rangka hal itu menghadapi tantangan yang sangat serius. 

Atas dasar itu, ia mengaku siap hadir penuhi undangan dari KPK. Terlebih juga KPK ada karena didirikan oleh Megawati Soekarnoputri. 

"Saya akan datang, dengan tanggung jawab sebagai warga negara, siap memenuhi panggilan," ujarnya. 

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto datang memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Selasa (4/6/2024). (Suara.com/Faqih)

"Apalagi KPK ini didirikan oleh bu Megawati, kualat saya kalau enggak hadir, maka saya akan hadir," imbuhnya. 

Hasto PDIP Diperiksa KPK

Sebelumnya, KPK berencana memanggil Hasto Kristiyanto pada Senin (10/6/2024) depan. Hasto nantinya akan keterangan terkait perkara buronan Harun Masiku. 

“Informasi dari teman teman penyidik, yang bersangkutan dimungkinkan di minggu depan akan dipanggilnya ya,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri di KPK, Jakarta, Selasa (4/6/2024). 

Baca Juga: Siap Hadir di KPK Demi Megawati, Hasto PDIP: Kualat Saya Kalau Mangkir!

Namun, Ali Fikri mengaku tidak tahu apakah surat panggilan itu telah diterima oleh Hasto atau belum. Dia hanya mengatakan jika pemanggilan terhadap Hasto itu sudah dijadwalkan oleh penyidik.

“Kami belum mengonfirmasi kembali waktunya dan apakah surat panggilan akan sudah dilayangkan apa belum, tapi sudah diagendakan,” jelas Ali Fikri.

Load More