Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, bersama polisi Thailand bergerak melakukan pencarian buronan kasus narkoba, Fredy Pratama.
Direktur Tindak Pidana (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa mengungkapkan, pihaknya telah mendapat gambaran lokasi persembunyian Fredy Pratama.
“Sekarang kita sudah mendapat gambaran dengan tim yang ada di sana dari Thailand sudah betul-betul bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap Fredy Pratama,” kata Mukti, saat dikonfirmasi, Selasa (11/6/2024).
“Saya sangat mengapresiasi terhadap tindakan dari pada pemerintah Thailand baik imigrasi dan kepolisian yang sudah bersama-sama dengan tim kita untuk menangkap Fredy Pratama,” sambungnya.
Namun, meski telah bergabung dengan polisi Thailand, sejauh ini pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap keberadaan Fredy Pratama.
“Tim masih di sana melakukan pemantauan bergabung dengan kepolisian Thailand,” ucapnya.
Mukti mengaku, bakal terus mengabarkan soal perkembangan perburuan Fredy Pratama.
“Kita akan mengupdate terus setiap hari, mereka melakukan pencarian sekarang sudah mulai ada tindak serius di sana,” imbuh dia.
Diketahui, saat ini Fredy Pratama saat ini tengah diburu dan masuk dalam red notice. Fredy diduga mengendalikan peredaran narkoba jenis sabu dan ekstasi di Indonesia dan Malaysia dari Thailand.
Baca Juga: Tangkap Chaowalit Thongduang, Polri Harap Polisi Thailand Bantu Ringkus Fredy Pratama: Barter Saja
Dalam pelariannya, Fredy memiliki nama samaran, yakni The Secret, Cassanova, Mojopahit, dan Airbag. Fredy juga dikabarkan telah mengubah identitas dan wajahnya lewat operasi plastik.
Sejauh ini, Polri telah meringkus 58 anak buah Fredy dalam perkara narkotika serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Berita Terkait
-
Tangkap Chaowalit Thongduang, Polri Harap Polisi Thailand Bantu Ringkus Fredy Pratama: Barter Saja
-
Polisi Kejar Bandar Narkoba Fredy Pratama Sampai ke Dalam Hutan Thailand
-
Aset Jaringan Gembong Narkoba Fredy Pratama Senilai Rp 432,2 M Disita Polri
-
Keuangan Gembong Narkoba Fredy Pratama Mulai Menipis, Polri Usut Pencucian Uangnya
-
Polri Siap Kirim Bukti, Kasus TPPU Istri Fredy Pratama akan Diusut Kepolisian Thailand
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua