Suara.com - Truk pengangkut ayam potong terjebak macet di Jalan Trans Sulawesi. Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Truk tersebut dilaporkan terjebak selama dua hari. Hingga banyak ayam potong yang dibawa mati.
Untuk menghindari penularan penyakit ke ayam lain, ayam yang mati dilempar ke jurang.
Kasat Lantas Polres Luwu Timur, AKP Muhammad Ali kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut.
Ali mengatakan truk pengangkut ayam potong tersebut terjebak macet selama dua hari.
Sopir dan kernet inisiatif membuang bangkai ayam ke jurang di pinggir jalan yang dilalui kendaraan.
Ali menjelaskan, kemacetan terjadi pada Sabtu 15 Juni 2024. Sampai hari Minggu 16 Juni 2024. Sehingga banyak ayam yang mati dalam truk.
Ratusan mobil masih terjebak macet hingga Senin 17 Juni 2024. Kendaraan dari dua arah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan tertahan.
Karena pekerjaan proyek jalan yang dikerjakan secara bersamaan oleh tiga perusahaan. Perusahaan kejar target penyelesaian tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan.
Baca Juga: Viral Cueki Warga yang Mau Salaman, Ini Dia Profil Aripin Ketua DPRD Luwu Timur
Perusahaan yang mengerjakan proyek jalan sepanjang 40 kilometer adalah PT. Latanindo, PT. SMS dan PT Rakon. Perusahaan melakukan penggalian bahu jalan. Hanya membuka sedikit badan jalan.
Sistem buka tutup jalan dilakukan setiap empat jam. Namun jalan yang berlumpur dan licin membuat sejumlah kendaraan tergelincir dan mengakibatkan kemacetan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan
-
Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
-
Nekat Jualan di Trotoar Tanah Abang, Wali Kota Ancam PKL Bandel dengan Pidana Ringan!
-
Fenomena WNI Jadi Tentara Bayaran Negara Lain, Pakar HI Ingatkan Pemerintah Soal Ini
-
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
-
8 Fakta Tewasnya El Mencho, Dari Status 'Kode Merah' hingga Ancaman Perang Saudara Kartel
-
Busyro Muqoddas soal Vonis Perdana Arie: Ada Secercah Keadilan, Tapi Idealnya Bebas Murni
-
Pelihara Bandar? Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp13 Juta Tiap Minggu
-
Pramono Anung Mau Sulap 153 Pasar Jakarta Jadi Destinasi Global