Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono membongkar bahwa banyak politikus yang tak berani saat diundangnya sebagai tamu podcast. Pendiri Stand Up Indo itu bahkan mengatakan ia sempat mengirim undangan kepada Kaesang Pangarep.
Menurut Pandji, Kaesang awalnya menolak untuk datang disebabkan bentrok dengan jadwal umroh. Namun kata Pandji saat ia mengundang lagi, Kaesang tak pernah menyanggupi.
"Kalau mereka mau duduk di depan gue dengan senang hati. Dengan senang hati. Give me give me pak Prabowo, give me pak Jokowi, give me Gibran, give me Kaesang," ucap Pandji saat jadi bintang tamu di kanal Youtube kasisolusi, Sabtu (29/6/2024).
"Kaesang gue undang ke acara skakmat. Ngomongnya umroh. Panjang amat umroh gak kelar sampai sekarang," tegas Pandji.
"Umroh bro oh ya udah, gue beberapa minggu kemudian, udah balik belum. Gak ada balasan. Lama banget umroh kata gue mana mungkin," sambungnya lagi.
Menurut Pandji, dari banyak orang partai politik yang ia undang di konten politiknya, mayoritas menolak untuk datang.
"Ada banyak politisi, ada orang partai, pimpinan partai, gua ajak duduk nggak mau. Gue bukannya gak ngundang, gua ngundang semuanya kok di skakmat gue. Kan gue punya konten politik, ngobrol sambil main catur," ucapnya.
Sebelumnya, Erina Gudono dan Kaesang Pangarep mengumumkan keduanya akan menjalani ibadah umroh. Hal tersebut diketahui dari postingan di akun Instagramnya, pada Minggu (28/4/2024).
Dalam potretnya, Erina Gudono yang dikabarkan tengah hamil anak pertamanya itu terlihat begitu anggun mengenakan gamis shimmer berwarna abu dengan hijab berupa pashmina senada.
Baca Juga: Zulhas Bantah Tudingan Sekjen PKS: Bukan Jokowi, Partai Yang Ingin Kaesang Di Pilkada DKI
"Bismillah menunaikan ibadah umroh," tulisnya seperti yang Suara.com kutip oada Senin (29/4/2024).
Sementara Kaesang Pangarep terlihat memotong rambutnya menjadi lebih memdek, sambil memakai kemeja putih dan kain sarung serta tas ransel. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga tampak mengenakan peci putih.
Berita Terkait
-
Zulhas Bantah Tudingan Sekjen PKS: Bukan Jokowi, Partai Yang Ingin Kaesang Di Pilkada DKI
-
Bukan Kaesang, PAN Sebut Ridwan Kamil Pesaing Seimbang Anies Di Pilkada DKI
-
Cuma Alternatif, PAN Jadikan Kaesang Opsi Kedua Di Pilkada DKI
-
Adian Napitupulu Siap Lawan Cawe-cawe Jokowi Di Pilkada DKI: Kami Siap Semua Risiko
-
Kaesang Pangarep Ajak Main Keponakan Mandi Bola, Al Nahyan Pakai Baju Branded Harga Jutaan?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Tak Terima Diminta Jubir KPK untuk Fokus Jalani Sidang, Noel: Juru Nyinyir!
-
Ngaku Cuma Mengingatkan Tapi Dapat Respon Negatif dari Purbaya, Noel: Sekelas Menteri Saja Idiot!
-
Dugaan Kebocoran Gas di Vopak Merak, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
-
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
-
Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar