Suara.com - Viral sebuah video memperlihatkan detik-detik seorang pemain judi online diduga diciduk petugas kepolisian.
Video yang memperlihatkan penangkapan seorang penjudi online itu salah satunya dibagikan akun X @kegblgnunfaedh. Dalam video yang dibagikan terlihat seorang pria berkaus hitam sedang menatap ponsel di meja bundar.
Kemudian melintas di belakangnya seorang laki-laki berbaju hitam tiba-tiba mengambil ponsel milik pria yang duduk tersebut.
Sang pria awalnya terkejut dan kaget. Dia tidak terima telepon pintarnya diambil, hingga berusaha meraihnya kembali.
Tak berselang lama datang tiga orang yang langsung mengangkatnya untuk berdiri. Salah satu orang di antaranya menunjukkan surat dalam map yang diduga sebagai surat penangkapan.
Informasi yang dikumpulkan penangkapan tersebut terjadi di sebuah kafe yang ada di Nias, Sumatera Utara.
Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Beberapa meminta polisi juga menyasar pemain judi online yang ada di perkantoran.
"Kalo diruang rapat apa boleh," cuit @satba*****.
"pdhl blokir websitenya langsung beres," komentar @rosely********.
"mantap ! kalo bisa sih akarnya kira2 berani gak ya ?" tulis akun @Aris_*****.
"tapi kalo temen dia yg main diciduk juga gak yah?" cuit @svmme*******.
"Secara efektif, strategi yang paling baik dalam memerangi perjudian adalah dengan menargetkan para bandar. Hal ini karena para bandar memiliki peran kunci dalam menyediakan dan mengelola praktik perjudian ilegal.," komentar @lupa*****.
"Pak polisi tolong periksa di ruang rapat pejabat BESAR,. Jangan hanya warga biasa yang kalian cari," komentar @AnggiW*********.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh