Suara.com - Polisi memeriksa empat orang saksi atas kematian seorang wanita berinisial YY dalam kamar mandi di rumah kos, Jalan Masjid Nurul Hidayah, Cipinang, Jakarta Timur.
“Ada sekitar empat saksi yang dimintai keterangan,” kata Plh Kapolsek Cipayung, AKP Maryoto saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2024).
Maryoto mengatakan, keempat saksi yang diperiksa yakni warga sekitar lokasi kejadian, hingga rekan korban.
“(Saksi diperiksa) tetangga, warga juga di jalan masjid dan teman dari korban,” ucapnya.
Maryoto mengaku hingga saat ini pihaknya belum menemukan tanda-tanda korban tewas akibat dibunuh, lantaran tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.
Namun, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan pihak forensik Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
“Tanda-tanda kekerasan ditubuh tidak ada, tidak ada tanda tanda untuk itu. Ini masih menunggu pemeriksaan lanjutan forensik dari RS Polri,” jelasnya.
Berdasarkan pengakuan dari pihak tetangga, sebelum YY ditemukan tewas, ada seorang pria yang berkunjung ke kamarnya.
Dalam kunjungannya pria tersebut membawa bungkusan plastik dan koper. Namun kunjungannya begitu singkat.
Baca Juga: Tampang Adik Kandung Arif Pembunuh Wanita Dalam Koper, Polisi Tangkap dan Jelaskan Perannya
Maryoto mengaku hingga kini belum melalukan pemeriksaan pria yang diduga merupakan teman dekat korban karena masih di Malaysia.
“Belum karena yang bersangkutan saat ini tidak ada tempat, kemarin dihubungi ke pihak keluarganya. Yang bersangkutan itu ada di Malaysia,” ucapnya.
YY, sebelumnya ditemukan tewas di dalam kamar mandi kostnya. Sejak hari Sabtu (29/6), korban sudah tidak berkomunikasi dengan rekannya. Kecurigaan rekan kerja korban semakin bertambah saat Senin (1/7) korban tidak masuk kerja.
“Selasa dicek karena Senin tidak masuk, Selasa dicek ke indokost pada saat di tempat baru ditemukan di kamar mandi. Begitu dibuka dalam kondisi tidak terkunci, bau menyengat akhirnya dilihat yang bersangkutan meninggal di kamar mandi,” tandas Maryoto.
Berita Terkait
-
Korban Menghilang 10 Hari Sebelum Dibunuh, Berikut Fakta Baru Pembunuhan Wanita Dalam Koper
-
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Transfer Uang Rp 7 Juta Ke Ibunya, Alasannya Uang Tabungan
-
Buang Jasad Rini Di Bekasi, Arif Dua Kali Beli Koper Karena Kekecilan
-
Tampang Adik Kandung Arif Pembunuh Wanita Dalam Koper, Polisi Tangkap dan Jelaskan Perannya
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis