Suara.com - Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mendapat oleh-oleh kitab Wali Songo usai berkunjung ke rumah Ketua Paguyuban Perantau Nusantara Agus Hidayanto di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/7/2024).
Mulanya, Kaesang melakukan Salat Jumat di Masjid Nurul Qulub, Jalan Agung Utara 5, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Usai salat, Kaesang kemudian mampir ke rumah Agus, yang hanya berjarak beberapa meter dari Masjid Nurul Qulub.
Agus mengatakan kedatangan putra bungsu Presiden Joko Widodo ini hanya sekedar bersilaturahmi tanpa ada pembahasan soal Pilkada.
Sebelum meninggalkan rumah Agus, Kaesang mendapatkan kitab Wali Songo.
“Itu kitab Pusakanya Wali Songo sebenernya, cuma ya yang baca kyai-kyai, waktu ada permasalahan besar ya saya baca kitab itu,” kata Agus.
Kitab tersebut kata Agus, tidak diperjual-belikan secara bebas lantaran hanya untuk internal warga Nahdliyin.
“Kitab-kitab basmalah akbar, itu internal saja, nggak bisa dipublikasikan, kan kitab itu yang baca orang-orang tertentu,” ucapnya.
Agus menjelaskan kitab tersebut berisikan soal bacaan wirid. Sebenarnya, lanjut Agus, kitab tersebut mau diberikan kepada ayah Kaesang, Jokowi.
Baca Juga: Sebut Kaesang Dipertimbangkan PDIP di Pilgub Jateng, Hasto: Mbak Puan kan Sosok yang Merangkul
Namun hal itu belum sempat lantaran saat kunjungan terakhirnya Jokowi berkunjung begitu singkat karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Saya sebenernya ngasih bukan ke Kaesangnya, tapi ke Pak Jokowi, dari dulu saya Pak Jokowi ke sini belum sempat ngasih juga,” jelasnya.
Ia kemudian berharap agar nantinya, kitab tersebut juga bisa dibaca oleh Jokowi. Agus merasa lega lantaran bisa memberikan cendera mata kepada Jokowi meski di akhir masa jabatannya sebagai Presiden RI.
“Iya, melalui Mas Kaesang diberikan) di akhir masa jabatannya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Demokrat Buka Suara soal Isu Kaesang di Pilkada: Belum Ada Permintaan Khusus
-
Jumatan saat Blusukan ke Tanjung Priok, Kaesang Kebagian Saf di Pelataran Masjid
-
Ketua Paguyuban Ini Lebih Pilih Kaesang Ketimbang Anies di Pilgub Jakarta
-
Sebut Kaesang Dipertimbangkan PDIP di Pilgub Jateng, Hasto: Mbak Puan kan Sosok yang Merangkul
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional
-
Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong
-
Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba
-
Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!
-
Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar
-
Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN