Saat ini, delain menjabat sebagai Ketua Dewan Pusat Gerindra, Ketua Komisi II bidang pemerintahan dalam negeridan otonomi daerah, aparatur dan reformasi birokrasi, kepemiluan, pertanahan serta reforma agraria ini dia juga masih menjabat sebagai sekretaris jenderal DPN Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI).
Pada tahun 2005, Ahmad Riza sempat tersandung sebuah kasus hukum. Kasus yang menjeratnya kala itu adalah kasus korupsi yang ditaksir telah merugikan negara hingga mencapai Rp28,9 miliar.
Saat terlibat kontroversi, Riza kala itu sedang menjabat sebagai Kepala Divisi II KPUD DKI Jakarta. Dia didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa pafa Pemilu 2004. Tak sendirian, Ariza didakwa bersama dengan M Taufik yang saat ini juga duduk di kursi DPRD DKI. Taufik merupakan rekan dan berasal dari partai yang sama, Gerindra.
Namun akhirnya, Riza divonis bebas dalam kasus ini. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, Ahmad Riza Patria tidak terbukti melawan hukum. Ia tidak terbukti melakukan perbuatan yang menguntungkan diri sendiri, orang lain, maupun suatu korporasi.
Melalui sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat beberapa tahun silam, Ketua Majelis Halim Lief Sufijullah menyebut Riza saat itu bertugas sebagai kepala divisi II KPUD DKI yang hanya memonitor dan melakukan koordinasi dengan sejumlah pengguna barang.
Oleh sebab itu, bukan dia yang harus bertanggung jawab atas pengadaan barang dan jasa pada Pemilu 2004. Setelah diselidiki, tugas itu sudah menjadi tugas kesekretariatan.
Nah, itu tadi profil dan kontroversi Ahmad Riza Patria, calon yang diusung Gerindra maju Pilkada Tangsel 2024 mendampingi Marshel Widianto.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Baca Juga: Tebak! Berapa Kali Marshel Widianto Ucap 'Ehh' Saat Dicecar Nyalon di Pilkada Tangsel?
Berita Terkait
-
Tebak! Berapa Kali Marshel Widianto Ucap 'Ehh' Saat Dicecar Nyalon di Pilkada Tangsel?
-
Maju Pilkada 2024, Marshel Widianto Dituding Sengaja 'Jilat' Raffi Ahmad
-
Kaesang Pangarep Bakal Menangkan Pilkada Jateng, Dengan Catatan Ini
-
Eko Patrio Minta Artis Ikut Pilkada Jangan Cuma Jual Nama Besar, Harus Tahu Masalah Daerahnya
-
Marshel Widianto Maju di Pilkada 2024, Ernest Prakasa Gak Tahu Siapa yang Lebih Ngawur: Partai atau Calonnya?
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap