Setelah menuntaskan pendidikan kedokterannya pada tahun 1985, Masoud Pezeshkian mengejar fisiologi kepada mahasiswa. Kemudian di tahun 1990, Dr. Pezeshkian memperoleh gelar spesialis dalam bedah dari Universitas Tabriz, yang menjadi cikal bakal dimulainya perjalanannya menjadi ahli bedah jantung yang terkemuka.
Usai berhasil meraih prestasinya ini, ia lantas melanjutkan pelatihan dalam bedah jantung di Universitas Ilmu Kedokteran Iran. Pezeshkian pun dinyatakan lulus dan berhasil memperoleh gelarnya pada tahun 1993.
Pezeshkian kemudian mendedikasikan ilmu yang pelajarinya itu untuk menyediakan perawatan medis serta memajukan pengetahuan ilmiah di Rumah Sakit Shahid Madani, Tabriz.
Kontribusinya yang sangat luar biasa ini bisa membawanya diangkat menjadi direktur utama rumah sakit, di mana ia terus berinovasi dan bisa membuat langkah signifikan dalam bidang bedah jantung.
Karena keahlian dan kualitas kepemimpinannya yang luar biasa itu, Pezeshkian resmi diangkat sebagai kepala Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz oleh Menteri Kesehatan, Alireza Marandi. Sebuah jabatan yang dipegang dengan pujian berhasil tersemat hingga tahun 2000.
Sukses di dunia kedokteran, Dr. Pezeshkian kemudian dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Menteri dan Menteri Kesehatan di Teheran selama masa pemerintahan Presiden Mohammad Khatami.
Tuntas menjabat sebagai menteri, Pezeshkian memutuskan untuk beralih ke dunia politik. Ia kemudiam mencalonkan diri untuk kursi di Parlemen Iran, menjadi perwakilan dari Tabriz, Azarshahr, dan Osku.
Dedikasinya yang tinggi untuk melayani masyarakat dan layanan kesehatan membuatnya memperoleh kepercayaan dan dukungan dari para konstituennya. Hingga membuatnya bisa menjabat beberapa kali sebagai anggota parlemen dari tahun 2008 sampai 2024 saat ia mendaftar untuk mencalonkan diri sebagai presiden parlda pemilihan umum Iran.
Dilaporkan bahwa, para pemilih yang mendukung Pezeshkian pada tanggal 28 Juni dan 5 Juli lalu menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Pezeshkian untuk memimpin negara Iran menjadi negera maju berdasarkan latar belakang pengabdiannya kepada masyarakat.
Tak hanya pengalamannya, Pezeshkian dan anggota keluarganya juga berhasil mempertahankan catatan bersih dan bebas dari tuduhan korupsi.
Hal ini menjadi point plus dalam membedakan mereka dari beberapa pesaingnya yang terlibat pada sejumlah kontroversi serupa. Itu tadi profil Masoud Pezeshkian, presiden Iran terpilih.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Iran Ungkap Hasil Penyelidikan Insiden Kecelakaan Tewaskan Presiden Ebrahim Raisi: Tak Ada Bukti Sabotase
-
Mengenal Bell-212, Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran saat Kecelakaan
-
Kedubes Iran Gelar Tahlilan dan Doa Bersama untuk Presiden Ebrahim Raisi
-
Rangkaian Upacara Pemakaman Ebrahim Raisi Berlanjut di Kota Suci Qom
-
Profil Ebrahim Raisi: Presiden Iran yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat