Suara.com - Kepulangan Pegi Setiawan ke kampung halaman di Cirebon, Jawa Barat pada Selasa (9/7/2024) kemarin disambut meriah. Pasalnya, Pegi Setiawan yang menjadi korban salah tangkap itu bak selebriti karena sempat diarak puluhan warga dengan menggunakan rebana saat tiba di kediamannya.
Diketahui, Pegi telah dibebaskan dari penjara setelah gugatan praperadilan terhadap Polda Jawa Barat dikabulkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung.
Momen keluarga dan warga yang menyambut kepulangan Pegi setelah bebas menjadi viral setelah videonya beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan ulang akun Instagram @sukabumitoday, Rabu (10/7/2024).
Dalam video itu, Pegi didampingi anggota keluarga dan tim pengacara menumpang mobil Toyota Avanza ketika tiba di kampung halaman. Berdasar video yang dipantau Suara.com, Pegi Setiawan sempat merespons warga yang menyambutnya dengan mengangkat dua jepol.
-lambaikan tangan dari dalam mobil kepada warga sekitar yang menyamut kedatangannya.
Tampak, puluhan wartawan pun langsung sibuk merekam momen kepulangan Pegi Setiawan dengan menggunakan kamera.
Seolah tak mau kalah dengan awak media, puluhan warga pun tampak ikut mengabadikan sosok Pegi Setiawan pasca bebas dengan menggunakan gawainya.
Saat mobil berkelir silver tiba, terdengar suara rebana yang dimainkan sejumlah remaja guna menyambut Pegi Setiawan usai dibebaskan dari penjara.
Selain itu, Pegi Setiawan pun dikerumuni wartawan hingga warga saat berjalan kaki menuju kediamannya.
Pegi yang mengenakan kaos warna hitam pun berada di tengah massa yang menyemut menyambut kedatangannya.
"Kasih jalan dulu, awas-awas," ujar salah satu wanita dalam video itu.
"Itu Peginya," demikian teriakan anak kecil.
Teriakan warga pun terdengar keras memanggil-manggil Pegi bak pahlawan.
Momen itu terjadi ketika Pegi meladeni pertanyaaan dari para wartawan yang merumuni rumahnya.
Menang Praperadilan
Berita Terkait
-
Usai Bebas, Pegi Setiawan Siap Pasang Badan Bela Saka Terpidana Kasus Vina yang Ajukan PK: Saya Bersedia
-
Buntut Kasus Pegi Setiawan, Polri Diingatkan Jangan Asal Tangkap Seseorang
-
Pegi Setiawan Ternyata Korban Salah Tangkap, Wapres Maruf Amin Sebut Polda Jabar Tak Fokus Usut Kasus Vina
-
Girang Disambut Bak Pahlawan saat Balik ke Rumah, Pegi Janji Beri Sumbangan ke Masjid: Ungkapan Syukur usai Bebas!
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang