Kabar terbaru, progres pembangunan Istana Negara di IKN mencapai 85 persen dan untuk Kantor Presiden 90 persen. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan PT PP, Joko Raharjo (10/7/2024).
Fasilitas Pendukung
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut fasilitas pendukung seperti air memang belum tersedia di awal Juli 2024 ini.
Namun ia menegaskan bahwa saat ini terhitung masih awal bulan Juli. Basuki optimis fasilitas dasar tersebut dapat rampung pada pertengahan Juli.
"Dulu saya bilang pertengahan Juli air akan masuk. Listrik sudah masuk," kata Basuki.
Kekinian Basuki menyampaikan akan kembali berkunjung ke IKN selepas mendampingi kegiatan Presiden Jokowi kunjungan kerja ke Abu Dhabi pada 15 Juli dan pulang 17 Juli. Basuki ke IKN pada keesokan harinya.
"Tanggal 18 sana saya memastikan bahwa air insyaallah sudah oke," kata Basuki.
Meski begitu, Basuki enggan memastikan kapan presiden akan berkantor di IKN. Menurutnya hal tersebut bergantung terhadap keputusan Jokowi.
Pada kunjungannya ke IKN bulan Juni 2024 lalu, Basuki menyebut progres pembangunan fisik instalasi air minum hampir 100 persen.
Dikutip dari instagram IKN_id, Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di lokasi Intake Sepaku progres pembangunan fisik Instalasi telah mencapai 89%. Serta jaringan pipa transmisi paket 1 dan 2 masing-masing, 96,1% dan 95,5%.
Nantinya, instalasi air ini mampu menyuplai kebutuhan air di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (IKN) dengan kapasitas 300 Liter/detik.
Keppres Belum Diteken
Bukan hanya soal fasilitas dan infrastruktur, kekhawatiran lain bakal molornya proses perpindahan ke IKN ini dipicu dari belum terbitnya Keputusan Presiden atau Keppres IKN.
Kala ditanya soal ini, Jokowi justru memberikan jawaban yang belum jelas. Ia pun tidak menutup kemungkinan Keppres IKN baru disahkan setelah Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden terpilih, pada Oktober nanti.
"Keppres nya bisa sebelum, bisa setelah Oktober. Kita melihat situasi lapasangan. Kita tidak ingin memaksakan sesuatu yang memang belum, jangan dipaksakan," kata Jokowi di depan para wartawan.
"Semuanya dilihat, progres lapangannya dilihat," imbuhnya.
Apakah Jokowi bakal batal pindah ke IKN? Ataukah IKN bakal menjadi pekerjaan rumah yang ditinggalkan Jokowi dan akan dirampungkan oleh Prabowo?
Berita Terkait
-
Bertemu Jokowi, Ketum PSSI Pastikan Piala Presiden Bergulir dengan Hadiah Rp 5 Miliar
-
Klaim Air dan Listrik Masuk Medio Juli, Menteri Basuki soal Jokowi Kapan Pindah ke IKN: Tanya Beliau, Masak Saya!
-
Begini Skema dan Tahapan Lengkap Pindahan ASN ke IKN Hingga 2045
-
ASN harus Siap-siap, Ini Waktu Pegawai Kementerian dan Lembaga Pemerintahan Dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara
-
Jokowi Batal Ngantor di IKN Karena Proyek Molor, Kontraktor Bilang Targetnya Memang Oktober
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard