Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ridwan Kamil buka suara setelah partainya menjagokan kader sendiri sekaligus pengusaha Jusuf Hamka di Pilkada Jakarta 2024. Jusuf Hamka bahkan disebut bakal diduetkan dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep.
Ridwan Kamil mengatakan untuk negara dirinya siap ditugaskan dimana saja oleh Partai Golkar.
"Pengabdian kepada bangsa negara ini di mana saja kalau saya. Kalau di Jabar lebih mudah, sudah pengalaman, hasil surveinya juga bagus. Kalau dibutuhkan di Jakarta juga tidak ada masalah," kata Ridwan Kamil, di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat (12/7/2024).
Politikus yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan dirinya dari awal tidak mempermasalahkan penugasan untuk pilkada 2024. Ini dikarenakan dirinya sudah pengalaman jadi kepala daerah.
"Saya punya pengalaman secara keilmuan, profesi, tidak ada masalah, tetapi saya cuma mengingatkan keputusan itu pastinya nanti menjelang-menjelang 20-an Agustus karena pendaftaran pilkada kan, saya lupa ya, 25 atau 26 atau tanggal berapa di Agustus," ujarnya.
Ia mengatakan "Jadi kalau hari-hari ini masih ada sebut nama-nama ya itu wajar-wajar saja karena semua berharap yang terbaik buat masing-masing daerah."
Sementara itu, ia menjelaskan bahwa dirinya akan melanjutkan hal yang belum selesai bila ditugaskan berkontestasi pada Pilkada Jabar 2024.
"Ada yang sudah selesai, ada yang setengah matang, ada hal baru. Pembangunan itu enggak pernah berhenti," ujarnya.
Sebelumnya Partai Golkar menyiapkan kader internal, yakni Jusuf Hamka sebagai pasangan Kaesang, bila putra bungsu Presiden Joko Widodo itu memutuskan maju pada pilkada Jakarta 2024.
Baca Juga: Siap Rebut Kursi DKI 1, Golkar Jodohkan Kaesang dengan 'Juragan Tol'
"Untuk mendukung Kaesang, seandainya beliau memilih Jakarta, saya siapkan kader Partai Golkar yang sudah malang melintang di infrastruktur, yaitu Babah Alun," kata Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (11/7).
Airlangga menjelaskan bahwa partainya melihat Jakarta memiliki tantangan yang besar sekali, yakni infrastruktur, terutama untuk mengatasi kemacetan. Oleh sebab itu, ia menyiapkan Babah Alun untuk dipasangkan dengan Kaesang pada pilkada Jakarta nanti.
Walaupun demikian, ia mengatakan bahwa masih banyak waktu untuk membahas soal wacana tersebut karena pendaftaran dimulai pada 27-29 Agustus 2024.
Ia menyebut pihaknya tidak terburu-buru, dan akan menggunakan survei sebagai basis, dan akan dibicarakan dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Masih ada waktu dua bulan, tetapi apabila kesempatan itu ada, dan Kaesang siap untuk maju, Partai Golkar akan mendukung," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Golkar Munculkan Jusuf Hamka, Demokrat Coba Tawarkan Kader-kadernya Jadi Cawagub Jakarta
-
Golkar Siapkan Jusuf Hamka untuk Kaesang di Pilgub DKI, Demokrat Pilih Istikamah dengan KIM
-
Berpeluang Didukung KIM, Tokoh Ini Diprediksi jadi Pendamping Kaesang di Pilkada Jateng
-
Siap Rebut Kursi DKI 1, Golkar Jodohkan Kaesang dengan 'Juragan Tol'
-
PSI Cuma Dua Kursi, Kaesang Diprediksi Bakal Disokong Koalisi KIM Maju Pilgub Jateng
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jumat Besok, Ini 5 Tuntutan yang Bakal Dibawa di Aksi Bundaran HI
-
Bupati Muara Enim Diduga Perintahkan Anak Buah Suap BPK demi Ubah Hasil Audit
-
Mahasiswa Ancam 'Reformasi Jilid II' dalam 18 Hari, Begini Reaksi Kepala BIN
-
Ekonom Kritik Glorifikasi PSN, Pemerintah Lupa Hitung Risiko Pengangguran Kelas Menengah
-
UMKM Menjerit! Barcode BBM Subsidi Diblokir Tiba-tiba, PDIP Desak Pemerintah Transparan
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Respons Sinyal DPR Bahas Revisi UU Pemilu, Tito: Apapun Skenarionya Kami Siap
-
Kepala Daerah Sering Kena OTT, Mendagri Tito Usul 'Bonus' dari PAD: Biar Tak Korupsi?
-
Pelemahan Rupiah Belum Berdampak pada Proyek IKN, Basuki: Kontraktor Belum Mengeluh
-
Anggaran Diduga Disunat Rp1,4 M Per Unit, GMNI Laporkan Dugaan Korupsi KDMP ke Kejagung