Suara.com - Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan Prabowo Subianto tidak bakal mundur dari jabatan Menhan. Sebaliknya, Prabowo akan tetap menjadi bagian dari kabinet hingga pemerintahan Presiden Jokowi berakhir.
Hal itu ditegaskan Dahnil menjawab pertanyaan apakah Prabowo sebagai presiden terpilih bakal mengikuti langkah Gibran Rakabuming Raka. Diketahui wakil presiden terpilih itu memilih mundur sebagai Wali Kota Solo.
"Pak Prabowo akan tetap menjadi Menhan sampai waktu pelantikan pesiden pada Oktober nanti," kata Dahnil kepada Suara.com, Rabu (17/7/2024).
Dahnil membeberkan alasan mengapa Prabowo tetap menjabat sebagai menteri hingga nanti tiba hari pelantikan dirinya sebagai presiden .
"Karena tugas-tugas beliau sebagai Menhan di dalam pemerintahan Pak Jokowi mempermudah koordinasi dan sinkronisasi untuk pemerintahan beliau nanti," kata Dahnil.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) Deddy Sitorus meminta Prabowo Subianto tak perlu mengikuti langkah wakilnya, Gibran Rakabuming Raka yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo.
Menurutnya, bila Prabowo mundur dari kursi menteri saat ini malah aneh.
"Ya kalau menurut saya aneh kalau mundur sekarang. Kan sama aja sama Pak Prabowo. Ngapain Pak Prabowo mundur sekarang?" kata Deddy kepada wartawan, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, Prabowo tak perlu mundur sebagai Menhan lantaran sudah ada tim yang mengurusi persiapan transisi kepemimpinan sebagai Presiden.
Baca Juga: Ratusan Warga Solo Geruduk DPRD, Lepas Pengunduran Diri Gibran dari Wali Kota
"Kan dia punya tim untuk menyiapkan itu," katanya.
Lebih lanjut, Anggota Komisi VI DPR RI itu menilai Prabowo sudah memiliki tim yang mempersiapkan program-programnya.
"Semua program-programnya sudah disiapkan waktu dia tampaknya, sudah bentuk tim yang untuk merumuskan setelah dia dinyatakan pemenang," ujar dia.
Minta Budi Arie Mundur
Ia justru menyarankan agar Menkominfo Budi Arie yang seharusnya mengundurkan diri dari jabatannya lantaran dianggap tak becus bekerja.
"Ya terus sekarang mundur mau ngapain? Tuntaskan lah. Kalau yang harus mundur tuh ya Menkominfo gitu loh kerja nggak bener gitu kan? Itu pantas lah mundur. Kecuali ada masalah gitu loh," katanya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Prabowo Bagi-bagi Uang Lewat Rekening
-
Ratusan Warga Solo Geruduk DPRD, Lepas Pengunduran Diri Gibran dari Wali Kota
-
Posisi Andi Harun Diganti Keponakan Prabowo Pimpin DPD Kaltim, Ternyata Ini Alasan Gerindra
-
Prabowo Diminta Tidak Mundur Seperti Gibran, Elite PDIP: Yang Harusnya Mundur Budi Arie, Kerja Nggak Bener!
-
Mundur dari Walkot Solo Jelang jadi Wapres, Elite PDIP Sindir Telak Gibran: Harusnya Pas Kampanye Kemarin!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau