Suara.com - Ada lebih dari 2.000 menara lonceng di Catalonia, dan semuanya perlu dibunyikan setiap setengah jam, meski sebenarnya lebih dari itu.
Untuk menjalin komunitas dengan lebih baik dan menjaga tradisi yang telah lama dipraktikkan tetap hidup, Spanyol menyaksikan lulusan kelas dari sekolah pertama yang membunyikan lonceng.
Ide aneh ini adalah tentang menghidupkan kembali seni yang telah punah yang baru-baru ini dimasukkan dalam daftar Warisan Dunia Takbenda UNESCO, yang menampilkan aktivitas manusia seperti membuat kue, menari, dan puisi, yang menceritakan kisah keanekaragaman budaya spesies kita dari waktu ke waktu dan lintas negara.
Selama 120 tahun terakhir, membunyikan lonceng secara manual secara bertahap telah digantikan oleh sistem otomatis di gereja-gereja Katolik dan Protestan, yang telah melemahkan potensi mereka dan membungkam kekuatan penyampaian pesan mereka.
“Kami memiliki tujuan utopis yaitu adanya tol di setiap menara lonceng. Saya tahu ini adalah tujuan utopis karena ada lebih dari 2.000 menara lonceng di Catalonia,” aku Xavier Pallas, instruktur membunyikan lonceng di Vall d’en Bas School of Bell Ringers, yang baru saja lulus kelas pertama sekolahnya.
Ia mengatakan bahwa meskipun terdapat sarana komunikasi yang lebih efektif dibandingkan dengan membunyikan lonceng, fungsinya adalah sebagai metode komunikasi lokal yang penting yang mengikat dan mempersatukan masyarakat pada saat sedih dan gembira.
Yang mungkin mengejutkan adalah, tergantung pada urutan, nada, dan jumlah lonceng, lonceng gereja di Spanyol mengumumkan segalanya mulai dari alarm kebakaran dan peringatan cuaca buruk, hingga kapan para nelayan tiba dengan hasil tangkapan hari itu, dan bahkan berapa banyak.
“Kita perlu menjaga ritual ini dalam kedua kasus tersebut,” kata Pallas.
18 siswa telah lulus, dan 60 siswa lainnya berada dalam daftar tunggu. Semuanya, seperti Pallas, setuju bahwa bel dan membunyikan bel memiliki potensi untuk memperkuat masyarakat di era perubahan teknologi, ekonomi, dan politik yang memusingkan ini.
Baca Juga: Ternyata Cuma Segini Uang Saku Fuji saat Sekolah Dulu: Aku Harus Muter Otak Buat Jajan
Berita Terkait
-
Pangeran Harry Bongkar Tradisi Kerajaan Berusia 64 Tahun yang Mengejutkan
-
Bakal Panggil Kepala Sekolah yang Rekrut Guru Honorer, Disdik DKI: Mau Dibina
-
Habiskan Biaya Fantastis, Nikita Mirzani Kecewa Berat Lolly Malah Kabur dari Sekolah di Inggris
-
Semua Fraksi DPRD DKI Setuju, Pemprov Jalankan Program Sekolah Swasta Gratis Tahun Depan
-
Ternyata Cuma Segini Uang Saku Fuji saat Sekolah Dulu: Aku Harus Muter Otak Buat Jajan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang